Silaturahmi Santri Nusantara 2026 di STIE Indocakti Malang dalam rangka Hari Santri Nasional.

Silaturahmi Santri Nusantara 2026 di Malang, Munajat Bersama Ulama dan Umaro Jadi Puncak Peringatan Hari Santri

Spread the love

Reporter: Vidyaningrum, AN

Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Blimbing, Kota Malang, Gus Mumtaz Danial Ahmadi, M
Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Blimbing, Kota Malang, Gus Mumtaz Danial Ahmadi, M dan Panitia penyelenggara
Silaturahmi Santri Nusantara 2026 di STIE Indocakti Malang dalam rangka Hari Santri Nasional.
Silaturahmi Santri Nusantara 2026 di STIE Indocakti Malang, Sabtu (24/10/2026), diisi perlombaan santri dan munajat bersama ulama serta umaro

MALANG, 26/10/2026 — Silaturahmi Santri Nusantara 2026 mempertemukan santri, ulama, dan umaro dalam kegiatan Munajat Santri Bersama Ulama dan Umaro di STIE Indocakti Malang, Sabtu (24/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang sebelumnya diisi dengan berbagai perlombaan untuk santri di wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Blimbing, Gus Mumtaz Danial Ahmadi, MM, mengatakan kegiatan tersebut awalnya dirancang sebagai ajang silaturahmi santri untuk memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober. Namun, rangkaian kegiatan kemudian diperluas dengan melibatkan lebih banyak santri dan warga Nahdliyin.

“Acara ini sebenarnya memang dalam momentum memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026. Namun, kini dalam bingkai kami jalin silaturahmi santri di wilayah Blimbing,” ujar Gus Mumtaz.

Ratusan Santri Ikuti Perlombaan

Sebelum munajat bersama digelar pada malam hari, panitia mengadakan sejumlah perlombaan yang melibatkan ratusan santri. Kegiatan tersebut meliputi lomba mewarnai untuk anak tingkat taman kanak-kanak (TK), cerdas cermat tingkat madrasah dan madrasah tsanawiyah (MTs), serta MQK (Musabaqoh Qiroatil Kitab).

Menurut Gus Mumtaz, lomba mewarnai diikuti sekitar 160 santri tingkat TK. Sementara itu, total peserta dari berbagai kegiatan pada pagi hari mencapai 280 santri.

Antusiasme peserta juga terlihat dalam perlombaan MQK. Panitia bahkan membatasi jumlah peserta menjadi 30 orang untuk setiap kategori yang diikuti karena tingginya minat pendaftar.

“Antusiasnya sangat besar. Antusiasnya melebihi ekspektasi kami,” kata Gus Mumtaz.

Rangkaian perlombaan tersebut menjadi ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun kebersamaan. Kegiatan ini juga melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan keagamaan.

Munajat Santri Libatkan Warga NU Blimbing

Pada malam hari, rangkaian kegiatan berlanjut melalui munajat bersama ulama dan umaro. Acara ini melibatkan jamaah dari berbagai ranting NU di Kecamatan Blimbing.

Gus Mumtaz menyebut terdapat 22 ranting NU di wilayah tersebut yang menjadi bagian dari jejaring silaturahmi warga Nahdliyin. Keterlibatan jamaah dari berbagai ranting memperluas kegiatan yang semula berfokus pada santri menjadi pertemuan bersama masyarakat.

“Silaturahmi tidak hanya santri, tetapi dilanjutkan dengan para ulama dan umaro pada malam hari ini,” ujarnya.

Melalui rangkaian tersebut, Silaturahmi Santri Nusantara 2026 tidak hanya diisi perlombaan, tetapi juga munajat bersama. Pertemuan santri, ulama, umaro, dan warga NU menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarkomunitas di Kecamatan Blimbing dalam momentum Hari Santri Nasional.

Baca juga: Hari Santri Nasional 2026 di Bululawang, Sekda Malang Soroti Tiga Peran Santri

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *