Prosesi pecah kendi oleh Gubernur Jatim dan Bupati Malang resmikan operasional Bus Trans Jatim Koridor 2.
|

Resmikan Armada Baru di Malang, Gubernur Jatim Pastikan Tarif Bus Gratis untuk Disabilitas Selamanya

Spread the love

Viky – folksnews

Prosesi pecah kendi oleh Gubernur Jatim dan Bupati Malang resmikan operasional Bus Trans Jatim Koridor 2.
Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, beserta jajaran pejabat daerah lainnya melakukan “pecah kendi” dalam rangka meresmikan Trans Jatim Koridor 2

MALANG – Berita menggembirakan bagi masyarakat Malang Raya, khususnya bagi para penyandang disabilitas. Kebijakan Tarif Trans Jatim Disabilitas resmi ditetapkan sebesar Rp 0 alias gratis selamanya. Keputusan inklusif ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Beliau menyampaikannya saat meresmikan armada koridor terbaru di wilayah Kepanjen.

Selanjutnya, Gubernur Jatim menekankan satu hal penting dalam pidatonya. Pelayanan publik harus menjangkau semua kalangan tanpa terkecuali. Selain itu, beliau memastikan akses transportasi tidak hanya fokus pada kuantitas jalur semata. Kualitas pelayanan yang aman dan ramah juga sangat diutamakan bagi kenyamanan para penumpang.

Oleh karena itu, beliau mengapresiasi kerja keras dari berbagai pihak. Apresiasi ini ditujukan kepada DPRD Provinsi dan Forkopimda Malang Raya. Pihak kepolisian, jajaran perbankan daerah, dan dinas perhubungan juga turut bersinergi. Mereka sukses mewujudkan operasional transportasi umum yang saling terintegrasi dengan baik.

“Hari ini kita berikhtiar untuk memaksimalkan fasilitas layanan publik,” tegas Gubernur di hadapan hadirin. “Mulai hari ini, layanan bagi penyandang disabilitas insyaallah selamanya gratis,” tambahnya.

Bahkan, Gubernur sempat memberikan kelakar yang disambut riuh tepuk tangan hadirin. Kelakar ini berkaitan erat dengan jaminan jangka panjang dari kebijakan tersebut.

“Jika nanti ganti Gubernur, sampaikan komitmen kuat kita di Kepanjen ini. Hak disabilitas tetap gratis karena saksinya saat ini sangat banyak,” ujar beliau sambil tersenyum.

Di samping itu, Gubernur turut menyoroti besarnya antusiasme masyarakat dari daerah lain. Masyarakat di wilayah Madiun, Jombang, dan Pasuruan juga sangat menantikan kehadiran Trans Jatim. Oleh sebab itu, integrasi rute transportasi massal menjadi prioritas utama pemerintah. Keterhubungan antar rute adalah kunci ampuh untuk mengurangi kepadatan lalu lintas raya.

Sebagai akibatnya, layanan gratis ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran masyarakat. Masyarakat luas perlahan didorong untuk mulai beralih menggunakan armada angkutan umum.

“Makin terhubung transportasi massal, tentunya volume kendaraan pribadi bisa makin berkurang,” jelasnya. Kepadatan lalu lintas pun dapat teratasi dengan sistem transformasi yang terpadu ini.

Pada akhirnya, acara peresmian ini ditutup dengan doa bersama secara serentak. Harapannya, layanan transportasi ini terus membawa keberkahan ekonomi yang melimpah bagi seluruh warga Malang Raya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *