DPD RI BRIN ICMI memperkuat sinergi berbasis iptek dan inovasi/Ilustrasi
|

DPD RI BRIN ICMI Perkuat Sinergi Berbasis Iptek dan Inovasi

Spread the love

Reporter: Vidyaningrum, AN

DPD RI BRIN ICMI memperkuat sinergi berbasis iptek dan inovasi/Ilustrasi
DPD RI BRIN ICMI memperkuat sinergi berbasis iptek dan inovasi/Ilustrasi

JAKARTA, 8 Oktober — DPD RI BRIN ICMI memperkuat sinergi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi melalui penandatanganan kesepahaman pada Rapat Paripurna ke-3 DPD RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Kamis (8/10/2026).

Penandatanganan berlangsung di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPD RI. Kesepahaman tersebut menjadi bagian dari agenda kelembagaan DPD RI untuk memperkuat kerja sama antarlembaga.

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan sinergi tersebut menjadi langkah untuk membangun Indonesia dengan mendorong pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

“Sinergi antara DPD RI adalah langkah nyata membangun Indonesia dari daerah berbasis ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi,” ujar Sultan.

DPD RI BRIN ICMI Dorong Pembangunan Berbasis Iptek

Sultan menekankan pentingnya pembangunan yang berangkat dari daerah dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Pendekatan tersebut menempatkan pengetahuan dan inovasi sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan Indonesia. Peran lembaga perwakilan daerah juga menjadi penting karena DPD RI memiliki keterkaitan langsung dengan kepentingan daerah.

Kerja sama dengan lembaga riset dan organisasi cendekiawan menjadi bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan daerah dengan pengembangan pengetahuan dan inovasi. Sinergi antarlembaga tersebut diharapkan dapat mendukung pendekatan pembangunan yang lebih berbasis pengetahuan.

Penandatanganan kesepahaman juga menunjukkan adanya kerja sama antara lembaga perwakilan daerah, lembaga riset dan inovasi, serta organisasi cendekiawan.

Melalui kolaborasi tersebut, penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan. Hal itu sejalan dengan pernyataan Sultan mengenai pentingnya membangun Indonesia dari daerah melalui pendekatan berbasis iptek dan inovasi.

Kesepahaman tersebut menjadi langkah kelembagaan untuk memperkuat sinergi antarpihak dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada pengetahuan, teknologi, serta inovasi.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *