Pemkab Malang Fokus Tingkatkan Pelayanan, Dorong Petani Milenial

Spread the love
Penyampaian Jawaban Pemkab dalam Rapat Paripurna
Penyampaian Jawaban Pemkab dalam Rapat Paripurna


MALANG
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memprioritaskan peningkatan pelayanan masyarakat di berbagai sektor. Fokus tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, peternakan, hingga upaya mengurangi pengangguran.

Wakil Bupati Malang mengatakan, peningkatan pelayanan menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Malang dalam menjalankan program pembangunan daerah.

“Prinsipnya, yang menjadi atensi dari Pemerintah Kabupaten Malang adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat, baik itu sektor pendidikan, sektor kesehatan, sektor peternakan, hingga terkait dengan meminimalisir pengangguran yang ada di Kabupaten Malang,” ujarnya usai rapat.

Pemkab Malang Dorong Pelatihan Produktif

Untuk mengurangi pengangguran, Pemkab Malang mendorong pelaksanaan berbagai pelatihan produktif bagi masyarakat. Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga.

Selain pelatihan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian pada pengembangan sektor pertanian. Salah satunya melalui program pembinaan dan pendampingan petani milenial.

Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Pemerintah berharap anak muda tidak hanya melihat pertanian sebagai sektor tradisional, tetapi juga sebagai peluang ekonomi.

“Termasuk pembinaan dan pendampingan petani milenial. Ini termasuk ikhtiar yang dilakukan agar generasi muda tertarik di sektor pertanian,” katanya.

Petani Milenial Dikembangkan di Desa Ngadas

Program pembinaan petani milenial tersebut telah berjalan di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Desa Ngadas memiliki potensi pertanian yang cukup beragam. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian antara lain kentang, kakao, dan kopi.

Menurut Wakil Bupati Malang, pengembangan komoditas tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pertanian di Kabupaten Malang.

Pengembangan sektor pertanian juga dinilai penting untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Terlebih, keterlibatan generasi muda dapat mendorong munculnya inovasi dan pengelolaan pertanian yang lebih produktif.

Kabupaten Malang Kembali Didorong Jadi Sentra Kakao dan Kopi

Selain kentang, komoditas kakao dan kopi mendapat perhatian khusus. Pengembangan kedua komoditas tersebut berkaitan dengan program nasional.

“Termasuk kakao dan kopi menjadi perhatian karena ini program nasional untuk mengembalikan Kabupaten Malang menjadi sentra kakao dan kopi,” ujar Wakil Bupati Malang.

Karena itu, Pemkab Malang terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui pembinaan masyarakat. Pendampingan petani milenial menjadi salah satu bagian dari langkah tersebut.

Dengan penguatan berbagai sektor, Pemkab Malang berharap pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Di sisi lain, pengembangan keterampilan dan sektor produktif diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas masyarakat dan mengoptimalkan potensi ekonomi Kabupaten Malang.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *