|

Bupati Malang Sanusi Hadiri PKKMB 2026 Universitas Kepanjen

Spread the love
Bupati Malang Sanusi memberikan sambutan pada PKKMB 2026 Universitas Kepanjen
Bupati Malang Sanusi memberikan sambutan pada PKKMB 2026 Universitas Kepanjen

Reporter: Vidyaningrum, AN.,Folksnews

KEPANJEN — Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas Kepanjen, Selasa (15/9/2026). Dalam sambutannya, Sanusi berpesan agar mahasiswa baru membangun kemampuan akademik sekaligus karakter untuk menjadi calon pemimpin.

Sanusi menyampaikan pesan tersebut saat memberikan arahan kepada mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB 2026. Ia menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi yang akan mengambil bagian dalam kepemimpinan pada masa mendatang.

Menurut Sanusi, kemampuan akademik perlu diimbangi keberanian untuk tampil. Mahasiswa juga harus mampu membawa pengetahuan yang diperoleh selama kuliah untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Pintar dan tampil akan menjadi pemimpin,” ujar Sanusi.

Bupati Malang Sanusi Minta Mahasiswa Berpikir Kritis

Bupati Malang Sanusi juga mendorong mahasiswa baru agar memiliki keberanian untuk berpikir kritis. Sikap tersebut penting ketika mahasiswa menghadapi berbagai persoalan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Namun, Sanusi mengingatkan bahwa sikap kritis harus tetap disampaikan secara santun. Keberanian menyampaikan pendapat tidak berarti mengabaikan etika dan penghormatan kepada orang lain.

“Jadilah mahasiswa yang kritis dan santun, akan dihormati orang. Berani dan beretika, idealis dan realistis, memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.

Pesan tersebut menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kemampuan berpikir dan karakter. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyampaikan pendapat, tetapi juga memahami persoalan secara objektif.

Sanusi juga menekankan pentingnya sikap idealis dan realistis. Idealisme diperlukan agar mahasiswa memiliki prinsip. Sementara itu, sikap realistis membantu mahasiswa memahami kondisi dan tantangan yang dihadapi masyarakat.

Keduanya perlu berjalan bersama agar mahasiswa dapat mengambil keputusan secara matang. Kepedulian terhadap masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Sanusi Tekankan Sopan Santun dan Moral

Selain mendorong mahasiswa berpikir kritis, Bupati Malang Sanusi menekankan pentingnya sopan santun dan moral. Menurut dia, nilai tersebut perlu menjadi pedoman mahasiswa dalam menjalani kehidupan.

Sanusi mengingatkan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Lingkungan kampus juga menjadi tempat mahasiswa membentuk karakter sebelum memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Sopan santun, etika bangsa Indonesia, moral jadi pedoman kita hidup,” ucap Sanusi.

Nilai etika menjadi penting karena mahasiswa akan berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat. Kemampuan berkomunikasi secara santun dapat membantu mahasiswa membangun hubungan yang baik.

Karena itu, Sanusi berharap mahasiswa baru Universitas Kepanjen dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membentuk karakter. Sikap kritis, keberanian, etika, dan kepedulian sosial diharapkan menjadi bekal bagi mereka.

PKKMB 2026 Universitas Kepanjen menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi. Selain beradaptasi dengan lingkungan akademik, mahasiswa juga mulai membangun pola pikir dan sikap yang akan mereka bawa selama menjalani pendidikan.

Pesan Bupati Malang Sanusi tersebut menempatkan karakter sebagai bagian penting dalam perjalanan mahasiswa. Kemampuan akademik yang disertai etika dan kepedulian sosial diharapkan dapat mendorong mahasiswa mengambil peran positif bagi masyarakat.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *