Mutasi TNI AD, Tri Budi Utomo Jadi Wakasad dan Iwan Setiawan Pangkostrad
Reporter: Vidyaningrum, AN

JAKARTA — Mutasi TNI AD mengubah sejumlah posisi strategis di lingkungan Angkatan Darat. Letjen TNI Tri Budi Utomo ditunjuk sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), sedangkan Letjen TNI Iwan Setiawan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membenarkan perubahan tersebut setelah mengikuti taklimat Presiden Prabowo Subianto di Istana, Rabu (7/10/2026).
Surat pergantian diterbitkan pada Selasa (6/10/2026). Selain Tri Budi dan Iwan, perubahan tersebut mencakup Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang meninggalkan posisi Wakasad serta Letjen TNI Mohammad Fadjar yang bergeser dari jabatan Pangkostrad.
Empat Letjen TNI AD Bergeser
Tri Budi Utomo ditunjuk menggantikan Saleh Mustafa sebagai Wakasad. Sebelum mendapat penugasan baru tersebut, Tri Budi menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan.
Profil resmi Kemhan mencatat Tri Budi dilantik sebagai Sekjen Kemhan pada 14 November 2024. Ia sebelumnya menjalani sejumlah penugasan militer, antara lain Danyon 811 Sat 81 Kopassus, Dansat 81 Kopassus, Wadanjen Kopassus, Danpaspampres, dan Pangdam VI/Mulawarman.
Pada Agustus 2026, Tri Budi masih tercatat menjalankan tugas sebagai Sekjen Kemhan. Ia memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kemhan pada 17 Agustus 2026.
Sementara itu, Saleh Mustafa mendapat penugasan baru di pemerintahan. Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Menteri Pertanian pada 1 Oktober 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan para menteri dan wakil menteri.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo.
Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad
Perubahan lain terjadi pada jabatan Pangkostrad. Letjen TNI Iwan Setiawan ditunjuk menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Sebelumnya, Iwan menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI AD.
Fadjar selanjutnya mendapat penugasan sebagai Staf Khusus KSAD berdasarkan mutasi terbaru tersebut.
Sebelumnya, Fadjar resmi menjabat Pangkostrad setelah serah terima jabatan yang dipimpin KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada 30 Desember 2024. Saat itu, TNI AD menyebut rotasi dan promosi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
“Sertijab ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus wujud komitmen menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Maruli dalam keterangan resmi TNI AD.
TNI AD juga menekankan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan personel. Dalam keterangan yang sama, Maruli menyebut sertijab sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, inovasi, dan dedikasi dalam mendukung tugas pokok TNI AD.
Pergantian terbaru tersebut membuat posisi Wakasad dan Pangkostrad mengalami perubahan. Tri Budi Utomo akan menempati posisi Wakasad setelah sebelumnya bertugas di Kemhan, sementara Iwan Setiawan mendapat tugas memimpin Kostrad.
