Evaluasi Program MBG dan Kopdes, Fokus Benahi Penyaluran

Spread the love

Penulis : ama/folksnews melansir, Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia 15 July 2026 22:18

 

JAKARTA, Folksnews  – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/7/2026), guna mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa.

Sumber Dokumentasi (Internet), Rapat terbatas di Istana menghasilkan strategis, penguatan fungsi Koperasi Desa Merah Putih hingga percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Melansir laporan CNBC Indonesia, rapat yang berlangsung selama sekitar empat jam tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk memastikan kedua program prioritas pemerintah berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa pemerintah menegaskan fungsi Koperasi Desa Merah Putih bukan sebagai jaringan ritel modern, melainkan sebagai pusat distribusi berbagai program pemerintah. Koperasi ini akan menjadi sarana penyaluran bantuan sosial, barang bersubsidi, hingga kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Fungsi Koperasi Juga Diproyeksikan Menjadi Mitra

Selain menjalankan fungsi distribusi, koperasi juga diproyeksikan menjadi mitra bagi para petani melalui skema pembelian hasil panen. Ketika harga komoditas seperti gabah, jagung, maupun hasil pertanian lainnya turun di bawah harga acuan pemerintah, koperasi akan berperan sebagai penyerap hasil produksi guna menjaga stabilitas harga dan melindungi pendapatan petani.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Sejumlah kendala di lapangan, termasuk wilayah yang telah memenuhi syarat namun belum memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjadi perhatian utama dalam pembahasan.

Dasar Penetapan Kebijakan Lanjutan

Pemerintah menargetkan proses pembenahan berbagai kendala tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan. Hasil evaluasi selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai dasar penetapan kebijakan lanjutan agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal.

Rapat turut dihadiri sejumlah menteri kabinet serta pimpinan Badan Gizi Nasional yang membahas sinkronisasi pelaksanaan program lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat realisasi kebijakan di seluruh daerah.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715221448-4-751138/prabowo-rapat-berjam-jam-soal-mbg-kopdes-di-istana-ini-hasilnya

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *