Panen Jagung Kabupaten Malang, Lathifah Soroti Adaptasi Iklim
Reporter: Vidyaningrum, AN

MALANG, 7 Oktober — Panen jagung Kabupaten Malang di Desa Purwosekar menjadi momentum Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib menyoroti kemampuan sektor pertanian menghadapi perubahan iklim. Hal itu disampaikan saat Festival Harvest Jagung Advanta, Rabu (7/10/2026).
Lathifah mengatakan sektor pertanian tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman. Menurutnya, petani juga membutuhkan inovasi dan teknologi untuk menghadapi berbagai kondisi, termasuk kemampuan mesin dan cuaca.
“Tidak hanya pengalaman, tetapi membutuhkan inovasi dan teknologi kemampuan mesin dan cuaca,” ujar Lathifah dalam sambutannya.
Panen Jagung Kabupaten Malang Hadapi Kemarau Panjang
Menurut Lathifah, panen raya tersebut menjadi momentum berharga karena berlangsung setelah musim kemarau yang relatif panjang dan kering.
“Sebagaimana yang kita ketahui di panen raya yang kita ikuti menjadi momentum yang berharga karena musim kemarau yang relatif panjang dan kering,” ujar Lathifa dalam sambutan Festival Harvest
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pertanian harus menghadapi perubahan kondisi cuaca. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting bagi sektor pertanian.
Lathifah menilai panen jagung tidak hanya berkaitan dengan hasil yang dibutuhkan. Lebih dari itu, hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim global.
“Dalam situasi seperti ini panen jagung bukan semata-mata kepada hasil yang kita butuhkan, tetapi menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita mampu beradaptasi dengan perubahan iklim global,” ujar Lathifah.
Inovasi dan Teknologi Jadi Sorotan
Dalam sambutannya, Lathifah kembali menekankan pentingnya inovasi dan teknologi dalam sektor pertanian. Pengalaman tetap menjadi bagian penting, tetapi perkembangan kondisi pertanian membutuhkan dukungan teknologi, kemampuan mesin, serta pemahaman terhadap cuaca.
Festival Harvest Jagung Advanta di Desa Purwosekar menjadi momentum penyampaian pandangan tersebut. Panen raya yang berlangsung setelah musim kemarau relatif panjang dan kering menunjukkan pentingnya kemampuan adaptasi sektor pertanian.
