Sinergi HUT ke-47 SMPN 2 Kepanjen: Wujudkamite Berbasis Ketahanan Pangann Sekolah Gratis Rp0 Ko
Reporter : Vidyaningrum,AN Folksnews

KEPANJEN, MALANG – SMP Negeri 2 Kepanjen menggelar acara Bupati Sambang Sekolah. Lokasi sekolah berada di Jalan Locari, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Acara ini berlangsung sangat meriah. Momen tersebut sekaligus memperingati HUT ke-47 sekolah.
Selain itu, sekolah bekerja sama dengan Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) dari Jakarta. Tema acara kali ini menitikberatkan pada ketahanan pangan. Penguatan karakter siswa menjadi tujuan utama program tersebut.
Daftar Tamu Undangan yang Hadir
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan ini. Pertama, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. hadir secara langsung. Selanjutnya, Sekda Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. juga mendampingi beliau.
Sementara itu, pihak YSPN diwakili oleh Marsekal Madya TNI (Purn.) Daryatmo, S.I.P. Jajaran Muspika Kepanjen pun hadir memberikan dukungan penuh. Mereka adalah Camat Kepanjen Eno Imam Syafari, S.Sos., Kapolsek Kepanjen Kompol Subijanto, S.H., dan Danramil Kepanjen Peltu Sugiono. Kepala SMPN 2 Kepanjen Woro Sulistiyo YP, S.Pd. menyambut seluruh tamu dengan hangat.
Deklarasi Sekolah Gratis Rp0 Komite
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan laporan penting. Pihak sekolah resmi mendeklarasikan program sekolah gratis. Kebijakan tersebut berpatokan pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sejak Mei 2026. Oleh karena itu, sumbangan komite kini menjadi nol rupiah.
“Mulai bulan Mei, kami sudah nol rupiah untuk sumbangan komite. Seluruh operasional sekolah dimaksimalkan murni dari Dana BOS. Namun, kualitas layanan pendidikan tetap kami jaga dengan baik. Jika ada dana wali murid, pengelolaannya dilakukan langsung oleh orang tua siswa,” ujar Kepala Sekolah.
Panen Raya Sayur dan Greenhouse Melon
Bahkan, program ketahanan pangan di sekolah ini juga berjalan sangat sukses. Kegiatan ini selaras dengan ajakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sebelum puncak acara, para siswa sudah memanen berbagai macam sayuran. Panen tersebut awalnya direncanakan pada tanggal 25 September 2026. Namun, jadwal panen dipercepat karena tanaman sudah siap dipetik.
Selanjutnya, hasil panen berupa kol, buncis, dan cabai langsung dimasak bersama. Olahan makanan tersebut dibuat melalui kegiatan ekstrakurikuler Tata Boga. Kemudian, acara dilanjutkan dengan panen raya melon di greenhouse sekolah. Bupati Malang bersama rombongan ikut memetik buah melon secara langsung. Pihak sekolah berharap kerja sama dengan dinas terkait terus berlanjut. Sebab, dukungan tersebut sangat penting bagi keberlangsungan program ketahanan pangan.
