Asap karhutla di Jakarta dan pemantauan kualitas udara.

Asap Karhutla di Jakarta Mulai Berkurang, Pemprov Tetap Pantau Kualitas Udara

Spread the love

Reporter: Vidyaningrum, AN

Asap karhutla di Jakarta dan pemantauan kualitas udara.
Pemantauan kualitas udara Jakarta dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi udara di tengah sebaran asap karhutla./Doc: pribadi 2025

JAKARTA – Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melintas di wilayah Jakarta dilaporkan mulai berkurang sejak Jumat. Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap memantau kualitas udara dan menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengimbau masyarakat memantau perkembangan kualitas udara melalui situs resmi Pemprov DKI Jakarta. Warga juga diminta menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi udara di wilayah masing-masing.

“Masyarakat Jakarta bisa melihat situs web untuk memantau perkembangan kondisi udara. Kami juga mengimbau para vendor penjual masker tidak meningkatkan harga semena-mena. Harapan kami hujan segera turun dan angin berpihak ke Jakarta,” ujar Chico pada Senin, (19/10/2026).

Pemprov DKI Aktifkan Water Mist

Pemprov DKI Jakarta mengaktifkan penyemprotan water mist atau kabut air sebagai salah satu langkah untuk membantu menekan polusi udara. Chico menyebut terdapat 179 perangkat water mist yang disiapkan dan diaktifkan pada 145 gedung di berbagai lokasi.

Langkah tersebut dilakukan di tengah kewaspadaan terhadap sebaran asap karhutla yang sempat terdeteksi melintas di atmosfer atas Jakarta. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi udara untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Pemprov DKI juga membuka opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa apabila kualitas udara memburuk secara signifikan berdasarkan data resmi. Pembatasan aktivitas luar ruangan bagi kelompok rentan turut menjadi salah satu opsi antisipasi.

Warga Bisa Cek Kualitas Udara Lewat Situs dan Aplikasi

Masyarakat dapat mengakses situs resmi Udara Jakarta di https://udara.jakarta.go.id/ untuk melihat data kualitas udara, peta titik pemantauan, prakiraan, serta rekomendasi aktivitas berdasarkan kondisi udara.

Selain melalui situs tersebut, warga dapat menggunakan aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta ini memiliki fitur JakISPU untuk memantau Indeks Standar Pencemar Udara di sejumlah titik pemantauan Jakarta.

Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi masyarakat sebelum beraktivitas di luar rumah. Warga juga disarankan mengurangi kegiatan luar ruangan yang tidak mendesak ketika kualitas udara memburuk serta menggunakan masker pelindung partikulat yang terpasang rapat apabila harus beraktivitas di luar.

Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan gangguan jantung atau pernapasan perlu mendapat perhatian lebih saat kualitas udara tidak sehat.

Pemprov DKI terus memantau perubahan kondisi udara. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dan menyesuaikan aktivitas berdasarkan perkembangan kualitas udara di lingkungan masing-masing.

Baca juga: Asap Karhutla Terdeteksi di Atmosfer Jakarta, Warga Diimbau Waspada

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *