Serangan Udara di Saada Tewaskan 9 Orang, Houthi Tuding Arab Saudi
Reporter: Vidyaningrum, AN

SAADA, 19/10/2026 Folksnews –Sedikitnya sembilan orang tewas dan 19 lainnya terluka dalam serangan udara yang menghantam sebuah rumah di Provinsi Saada, Yaman utara, pada Minggu (18/10/2026). Kelompok Houthi menuding Arab Saudi bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Melansir Associated Press (AP) pada Minggu (18/10/2026), juru bicara Kementerian Kesehatan yang dikelola Houthi, Anees al-Asbahi, menyatakan 11 dari 19 korban luka merupakan anak-anak. Sejumlah korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis.
Serangan terjadi di Distrik Sahar, Provinsi Saada. Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan yang dikelola Houthi, rumah yang menjadi sasaran merupakan milik Ali al-Qahm.
Houthi Tuding Arab Saudi di Balik Serangan
Otoritas Houthi menyalahkan Arab Saudi atas serangan yang menghantam rumah warga tersebut. Namun, pemerintah Saudi belum memberikan tanggapan langsung mengenai tuduhan itu dalam laporan AP yang diterbitkan pada 18 Oktober 2026.
Tim penyelamat masih mencari kemungkinan korban yang tertimbun reruntuhan rumah. Informasi tersebut disampaikan melalui kantor berita Saba yang berafiliasi dengan Houthi.
Konflik Yaman Kembali Memanas
Serangan di Saada terjadi ketika pertempuran antara kelompok Houthi dan pasukan yang didukung Arab Saudi kembali meningkat. Konflik tersebut merupakan bagian dari perang saudara Yaman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Arab Saudi mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dalam konflik melawan Houthi. Kelompok tersebut menguasai Sanaa dan sejumlah wilayah di Yaman utara, termasuk Provinsi Saada.
Menurut laporan AP, situasi keamanan kembali memburuk setelah periode gencatan senjata selama sekitar empat tahun. Eskalasi terbaru meningkatkan risiko jatuhnya korban sipil di tengah konflik yang belum terselesaikan.
