Presiden Mesir El-Sisi Kunjungi Indonesia, Bertemu Prabowo
Reporter: Vidyaningrum, AN

JAKARTA – Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi tiba di Jakarta pada Sabtu (10/10/2026) untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. El-Sisi dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (11/10/2026) guna membahas penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, pesawat yang membawa El-Sisi beserta delegasi mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 17.25 WIB.
Kedatangan Presiden Mesir disambut sejumlah pejabat Indonesia dan perwakilan diplomatik kedua negara. Mereka yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso, serta Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yasser Elshemy.
Penyambutan Kenegaraan di Halim Perdanakusuma
Setibanya di Indonesia, El-Sisi mengikuti upacara penyambutan kenegaraan yang melibatkan pasukan jajar kehormatan. Prosesi tersebut diiringi korps musik dan dentuman meriam salvo sebagai bentuk penghormatan kepada kepala negara sahabat.
Penyambutan juga menampilkan Tari Lenggang Ngaron sebelum El-Sisi memasuki kendaraan. Pertunjukan budaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian penerimaan resmi Presiden Mesir di Indonesia.
Kunjungan kenegaraan ini menjadi agenda diplomatik kedua negara untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Mesir.
Prabowo dan El-Sisi Bahas Kerja Sama Bilateral
Pertemuan Prabowo Subianto dan Abdel Fattah El-Sisi dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026). Kedua pemimpin akan membahas penguatan hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia–Mesir di berbagai bidang.
Selain itu, keduanya dijadwalkan membahas isu-isu strategis yang menjadi perhatian bersama. Namun, rincian kesepakatan atau hasil pertemuan tersebut belum dapat dipastikan sebelum agenda berlangsung dan pemerintah menyampaikan keterangan resmi.
Indonesia dan Mesir memiliki hubungan diplomatik serta kerja sama di sejumlah sektor. Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya menyebut peluang penguatan kerja sama kedua negara mencakup perdagangan, investasi, industri, pendidikan, kesehatan, energi, dan riset.
Perkembangan hasil pertemuan Prabowo dan El-Sisi pada Minggu akan menjadi bagian penting untuk melihat arah kerja sama kedua negara ke depan.
