|

Rancangan APBD Kabupaten Malang 2027: PAD Rp1,56 Triliun

Spread the love
Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati Malang terhadap Pandangan Fraksi APBD 2027
Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati Malang terhadap Pandangan Fraksi APBD 2027

Reporter: Vidyaningrum, AN

MALANG – Rancangan APBD Kabupaten Malang 2027 menjadi pembahasan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2026). Dalam agenda tersebut, Bupati Malang menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2027.

Rapat paripurna berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Malang. Pembahasan mencakup sejumlah kebijakan pendapatan, pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi, hingga pengelolaan BUMD.

Rancangan APBD Kabupaten Malang 2027

Salah satu poin yang disampaikan pemerintah daerah berkaitan dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Rancangan APBD Kabupaten Malang 2027, PAD ditargetkan mencapai Rp1,56 triliun.

Target tersebut meningkat 27,94 persen dibandingkan APBD Induk 2026. Bupati menjelaskan, proyeksi tersebut mempertimbangkan tren realisasi pendapatan, potensi riil daerah, serta evaluasi penerimaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Realisasi PAD pada 2025 menjadi salah satu dasar proyeksi. Pada periode tersebut, PAD Kabupaten Malang meningkat 28,60 persen dibandingkan 2024.

Selain itu, target Retribusi Daerah pada 2027 ditetapkan sebesar Rp455,25 miliar. Angka tersebut meningkat 52,84 persen.

Pemerintah Kabupaten Malang menargetkan Peraturan Bupati sebagai aturan pelaksana retribusi dapat berlaku paling lambat 1 Januari 2027.

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen dan Pasar Lawang

Dalam jawaban terhadap pandangan fraksi, pembangunan Alun-Alun Kepanjen juga menjadi perhatian. Bupati menyampaikan bahwa rencana pembangunan tersebut tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Lokasi pembangunan Alun-Alun Kepanjen juga masih dalam tahap finalisasi. Karena itu, kondisi fiskal menjadi salah satu pertimbangan sebelum pemerintah daerah menentukan langkah pembangunan lebih lanjut.

Sementara itu, pembangunan Pasar Lawang direncanakan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Pemerintah daerah perlu mempertimbangkan kemampuan fiskal serta keberlanjutan pembayaran dalam jangka panjang sebelum mengambil komitmen terhadap proyek tersebut.

Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Malang 2027

Dalam Rancangan APBD Kabupaten Malang 2027, pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,17 hingga 6,00 persen.

Target tersebut akan didukung melalui sejumlah sektor. Di antaranya pertanian dan hilirisasi, industri pengolahan, UMKM dan ekonomi rakyat, pariwisata dan ekonomi kreatif, investasi, jasa, serta konstruksi.

Pemerintah daerah juga menyiapkan intervensi pada wilayah dan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ekonomi serta pelayanan dasar.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung target terkait tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, ketimpangan, dan PDRB per kapita.

Perumda Tirta Kanjuruhan Tanpa Penyertaan Modal

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malang tidak mengalokasikan penyertaan modal daerah untuk Perumda Tirta Kanjuruhan pada 2027.

Meski demikian, perluasan akses air minum di wilayah perdesaan tetap menjadi komitmen pemerintah daerah tanpa menaikkan tarif.

Pendanaan akan diupayakan melalui program pemerintah pusat, bantuan air minum perdesaan, efisiensi operasional, serta pengurangan kehilangan air atau non-revenue water (NRW).

Selain itu, sebagian laba BUMD dapat digunakan sebagai modal kerja dan investasi kecil hingga menengah secara bertahap untuk mendukung pengembangan layanan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *