|

Cuaca Kering Jawa Timur, BMKG Waspadai Karhutla Bromo

Spread the love

Savana kering yang rawan memicu titik api/Source: Forest Digest

Disusun Oleh: AdminFolksNews

SURABAYA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca kering Jawa Timur pada periode 11–13 September 2026. Kondisi tersebut disertai potensi angin kencang yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah pegunungan dan kawasan konservasi.

Berdasarkan Fact Sheet BMKG, curah hujan di Jawa Timur pada pertengahan September 2026 berada dalam kategori rendah, yakni di bawah 50 milimeter per dasarian. Sementara itu, prakiraan cuaca harian didominasi kondisi cerah hingga berawan dengan curah hujan kurang dari 0,5 milimeter per hari.

Kondisi cuaca kering Jawa Timur menjadi perhatian di kawasan yang memiliki vegetasi dan savana yang mudah terbakar, termasuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Minimnya hujan dapat membuat vegetasi semakin kering sehingga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Cuaca Kering Jawa Timur Disertai Angin Kencang

Selain curah hujan yang rendah, BMKG mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Jawa Timur. Peringatan tersebut berlaku selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu.

Angin kencang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran di wilayah perbukitan atau kawasan dengan vegetasi kering. Karena itu, masyarakat dan pengelola kawasan perlu meningkatkan kewaspadaan selama periode cuaca kering.

Kondisi serupa sebelumnya juga menjadi perhatian dalam penanganan karhutla di kawasan Bromo. Baca juga: Karhutla Blok Bantengan, Akses Wisata Bromo via Malang dan Lumajang Ditutup Sementara.

Debu Vulkanik Semeru Bergerak ke Tenggara

Pemantauan satelit Himawari-9 BMKG juga menunjukkan adanya pergerakan debu vulkanik Gunung Semeru ke arah tenggara.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Semeru dan wilayah terdampak. Pengelola kawasan wisata, petugas gabungan, serta wisatawan di kawasan Bromo dan sekitarnya diimbau tetap mengikuti informasi dan perkembangan cuaca terkini dari BMKG.

Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Kering

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pegunungan dan savana diimbau menghindari kegiatan yang dapat memicu munculnya api. Penggunaan api terbuka, membuang puntung rokok sembarangan, maupun aktivitas yang menghasilkan percikan api perlu dihindari di area dengan vegetasi kering.

Kewaspadaan menjadi penting selama periode cuaca kering dan angin kencang. Masyarakat juga dapat memantau informasi cuaca terbaru melalui laman resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi atmosfer di wilayah Jawa Timur.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *