BMKG Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang, Jawa Timur Masih Berpotensi Hujan
Reporter: Vidyaningrum, AN

MALANG, 24/10/2026 FolksNews.id – BMKG memprakirakan hujan sedang masih berpotensi terjadi di Jawa Timur pada 23–25 Oktober 2026. Masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca, terutama potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Peringatan ini tercantum dalam prakiraan cuaca mingguan BMKG periode 23–29 Oktober 2026. BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi kering dan panas masih perlu diwaspadai di beberapa daerah
BMKG Petakan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah
Pada periode 23–25 Oktober, Jawa Timur termasuk wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang. Potensi serupa juga mencakup sejumlah daerah di Sumatra, Banten, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Sementara itu, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk enam provinsi. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Utara.
Selain hujan, angin kencang juga perlu diantisipasi. Potensi tersebut dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Cuaca Panas dan Kering Masih Perlu Diwaspadai
Di sisi lain, sebagian wilayah Indonesia masih menghadapi kondisi panas dan relatif kering. BMKG mencatat suhu maksimum mencapai 39,2 derajat Celsius di Lampung pada 21 Oktober 2026.
Pada hari yang sama, suhu maksimum di Jawa Barat mencapai 39 derajat Celsius. Adapun Kalimantan Selatan mencatat suhu maksimum 38,7 derajat Celsius pada 20 Oktober 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa cuaca di Indonesia masih bervariasi. Hujan berpotensi terjadi di sejumlah daerah, sedangkan wilayah lain masih menghadapi suhu tinggi.
Masyarakat Diminta Memantau Peringatan Cuaca
Perubahan cuaca dapat terjadi dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat perlu memantau pembaruan prakiraan sebelum melakukan perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.
Saat hujan disertai petir, warga sebaiknya menghindari lapangan terbuka dan berteduh di tempat yang aman. Masyarakat juga perlu berhati-hati ketika angin kencang berpotensi terjadi.
Selain itu, kondisi kering perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat sebaiknya tidak membakar lahan atau membuang benda yang dapat memicu kebakaran di kawasan rawan.
Untuk memperoleh informasi terbaru, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id/ atau menggunakan aplikasi InfoBMKG.
Baca juga: Megathrust Jawa Berpotensi M 9,1, BMKG Tegaskan Bukan Prediksi Gempa
