KM Virgo Transport 8 Terbalik, 6 Orang Tewas, 108 Selamat dan 129 Hilang

Reporter: Wahyu,FolksNews.id
Disunting oleh: Vidyaningrum,FolksNews,id
SURABAYA — KM Virgo Transport 8 terbalik di perairan Laut Jawa kawasan Masalembo, Minggu (13/9/2026) dini hari setelah menghadapi cuaca buruk. Hingga hari ini pada Senin (14/9/2026) sebanyak 108 orang selamat, enam meninggal dunia, sementara 129 orang masih dalam pencarian tim SAR.
Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Informasi terbaru juga dilansir dari Breaking News Seputar iNews RCTI. Operasi pencarian masih diperluas untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan pencarian korban masih berlangsung. Informasi perkembangan insiden tersebut juga dilansir dari Breaking News Seputar iNews RCTI.
Tim SAR memperluas operasi pencarian untuk menemukan 129 orang yang belum diketahui keberadaannya. Kondisi cuaca dan gelombang laut menjadi salah satu kendala dalam proses penyelamatan.
Kronologi Kapal Terbalik di Laut Jawa
KM Virgo Transport 8 merupakan kapal jenis Ro-Ro yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026).
Cuaca buruk terjadi saat kapal berada di perjalanan menuju Banjarmasin. Sekitar pukul 02.00 WITA, kapal dilaporkan mengalami perubahan posisi hingga akhirnya terbalik.
Basarnas menerima laporan terkait hilangnya kontak kapal pada Minggu dini hari. Posisi terakhir kapal tercatat pada koordinat 4°31’51.82″S 114°02’06.88″E atau sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Tim SAR kemudian mengerahkan unsur pencarian melalui jalur laut dan udara. Kapal tersebut selanjutnya ditemukan dalam kondisi terbalik dan terapung di perairan kawasan Masalembo.
Operasi SAR Terus Diperluas
Basarnas bersama sejumlah unsur terkait mengerahkan kapal pencarian serta dukungan dari armada lain yang berada di sekitar lokasi. Pesawat dan helikopter juga digunakan untuk membantu pemantauan area pencarian.
Proses pencarian menghadapi kondisi laut yang tidak mudah. Gelombang dilaporkan mencapai sekitar tiga meter, disertai angin kencang yang dapat membahayakan proses penyelaman.
Tim penyelam telah disiapkan untuk membantu pencarian korban di bawah permukaan laut. Namun, pengerahan penyelam tetap menyesuaikan kondisi keselamatan di lokasi.
108 Orang Selamat, Enam Meninggal
Berdasarkan pembaruan terakhir, sebanyak 114 korban telah dievakuasi. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang yang selamat dan enam orang yang meninggal dunia.
Sementara itu, 129 orang masih dalam pencarian. Angka tersebut sesuai dengan jumlah keseluruhan dalam manifest yang mencapai 243 orang.
Manifest kapal mencatat 30 kru, 27 pendamping, 59 penumpang dewasa, satu anak, serta 126 sopir dan kernet truk. Kapal juga mengangkut 89 kendaraan.
Pencarian 129 Korban Masih Berlangsung
Basarnas masih memprioritaskan pencarian terhadap 129 orang yang belum ditemukan. Operasi dilakukan secara bertahap melalui pencarian di permukaan laut, pemantauan udara, serta persiapan pencarian bawah air.
Petugas juga terus melakukan proses evakuasi dan penanganan terhadap korban yang telah ditemukan. Data korban masih bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan operasi SAR.
