TNI Kerahkan 663 Dapur SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Sudah Layani 851.830 Penerima Manfaat
Reporter: Wahyu | Jakarta, 20 Juli 2026 |

FOLKSNEWS.ID, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memaparkan capaian dukungannya terhadap program prioritas nasional dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang digelar di Jakarta, Senin (20/7/2026). Paparan bertajuk “Kegiatan dalam Dukung Program Prioritas Nasional pada Rakor Pengendalian Inflasi” tersebut disampaikan langsung oleh Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Anggaran (Ekkudag), bertempat di Markas Besar (Mabes) TNI.
Dalam paparan tersebut, TNI menegaskan keterlibatannya dalam mendukung penyediaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi ujung tombak distribusi makanan bergizi ke masyarakat, termasuk pelajar di berbagai daerah.

Ribuan Dapur SPPG Sudah Beroperasi di Tiga Matra
Berdasarkan data yang dipaparkan, hingga saat ini tercatat 2.000 unit dapur SPPG telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan tiga matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat (AD) sebanyak 1.000 unit, TNI Angkatan Laut (AL) 500 unit, dan TNI Angkatan Udara (AU) 500 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 391 dapur telah selesai dibangun, dengan rincian 243 unit di lingkup TNI AD, 33 unit TNI AL, dan 115 unit TNI AU. Sementara itu, dapur yang sudah beroperasi (SDH OPS) tercatat sebanyak 324 unit, terdiri atas 206 unit TNI AD, 32 unit TNI AL, dan 86 unit TNI AU. Adapun 67 dapur lainnya tercatat belum beroperasi.
Secara keseluruhan, program dapur SPPG hasil MoU tersebut telah memberi manfaat kepada 805.922 orang penerima manfaat di seluruh Indonesia.
| NO | SATUAN | SUDAH MoU | SUDAH DIBANGUN | SDH OPS | BELUM OPS | PENERIMA MANFAAT |
| 1 | TNI AD | 1000 | 243 | 206 | 37 | – |
| 2 | TNI AL | 500 | 33 | 32 | 1 | – |
| 3 | TNI AU | 500 | 115 | 86 | 29 | – |
| TOTAL | 2000 | 391 | 324 | 67 | 805.922 ORG |
Dapur Mandiri TNI Tambah Jangkauan Penerima Manfaat
Selain dapur hasil MoU, TNI turut mengoperasikan dapur SPPG secara mandiri di lingkungan satuan masing-masing. Data menunjukkan target pembangunan dapur mandiri mencapai 339 unit, dengan rincian TNI AD 294 unit, TNI AL 23 unit, dan TNI AU 22 unit. Seluruh 339 unit dapur mandiri tersebut tercatat telah beroperasi penuh (SDH OPS), dan telah memberi manfaat kepada 45.908 orang penerima.
| NO | SATUAN | TARGET JUMLAH DAPUR | SDH OPS | PENERIMA MANFAAT |
| 1 | TNI AD | 294 | 294 | – |
| 2 | TNI AL | 23 | 23 | – |
| 3 | TNI AU | 22 | 22 | – |
| TOTAL | 339 | 339 | 45.908 ORG |
Dengan menggabungkan dapur hasil MoU dan dapur mandiri, total dapur SPPG TNI yang aktif saat ini mencapai 663 dapur, dengan total penerima manfaat mencapai 851.830 orang di seluruh Indonesia.

Contoh Dapur SPPG Aktif di Berbagai Daerah
Dalam paparan tersebut juga ditampilkan sejumlah contoh dapur SPPG yang aktif beroperasi di berbagai wilayah. Di antaranya adalah SPPG Kodim 1801/Manokwari yang berada di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, serta SPPG Kodim 0733/Kota Semarang, yang keduanya menunjukkan aktivitas memasak dan pengemasan makanan bergizi bagi penerima manfaat.
Selain itu, ditampilkan pula dokumentasi kegiatan Yonif 300 Raider/Sukataris yang melibatkan personel TNI langsung mendampingi pembagian makanan kepada siswa di ruang kelas. Dukungan serupa juga terlihat dari Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII Tarakan serta Pangkalan Udara (Lanud) Husein, yang masing-masing menampilkan fasilitas dapur, gudang penyimpanan bahan makanan, hingga proses pendistribusian ke titik-titik penerima manfaat.

Wujud Dukungan TNI terhadap Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan
Keterlibatan TNI dalam program dapur SPPG ini menjadi bagian dari sinergi lintas kementerian dan lembaga yang dibahas dalam Rakor Pengendalian Inflasi. Dukungan penyediaan makanan bergizi melalui jaringan dapur di seluruh Indonesia dinilai turut berkontribusi terhadap penyerapan bahan pangan lokal serta menjaga daya beli masyarakat, sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional sepanjang 2026.
Sumber: Materi paparan Staf Ahli Panglima TNI Bidang Ekkudag, “Kegiatan dalam Dukung Program Prioritas Nasional pada Rakor Pengendalian Inflasi”, Markas Besar TNI, 20 Juli 2026.
