Mitsubishi Fuso Luncurkan Bus Long Wheelbase di GIIAS 2026, Bidik Sektor Pariwisata
JAKARTA, FOLKSNEWS.ID — 9 Agustus 2026

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia resmi meluncurkan bus long wheelbase Mitsubishi Fuso berdimensi 4,2 meter pada pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran bus berbadan panjang ini menyasar kebutuhan angkutan penumpang berkapasitas besar sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.
Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya, menjelaskan bahwa peluncuran varian long wheelbase (LWB) ini merupakan respons langsung atas meningkatnya permintaan transportasi penumpang, terutama di sektor pariwisata. Menurutnya, kualitas produk menjadi prioritas utama demi menjaga keselamatan penumpang.
Menjawab Tren Pertumbuhan Pariwisata Nasional
Peluncuran bus long wheelbase Mitsubishi Fuso ini sejalan dengan prospek industri pariwisata yang terus membaik. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025 mencapai 15,39 juta orang, sementara perjalanan wisatawan nusantara menembus angka 1,2 miliar perjalanan.
Selain itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 3,97 persen hingga 4,8 persen, atau setara Rp946 miliar sampai Rp1,14 triliun. Angka tersebut menunjukkan potensi besar bagi industri otomotif untuk terus mengembangkan armada transportasi wisata.
Fokus pada Keselamatan dan Layanan Purnajual
Aji menegaskan bahwa Fuso menghadirkan armada long wheelbase 4,2 meter untuk memenuhi kebutuhan angkutan orang dalam jumlah besar tanpa mengorbankan aspek keselamatan. Pernyataan itu disampaikan dalam Bisnis Indonesia Forum yang berkolaborasi dengan Fuso di sela GIIAS 2026, akhir Juli lalu.
Untuk mendukung operasional armada, Fuso juga memperkuat layanan purnajual melalui jaringan 223 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. Bengkel resmi Fuso pun beroperasi selama 24 jam guna memastikan kenyamanan pelanggan, khususnya operator bus pariwisata yang membutuhkan layanan cepat.
Kolaborasi Pemerintah dan Industri Otomotif
Asisten Deputi Bidang Manajemen Industri Kementerian Pariwisata, Budi Supriyanto, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, industri otomotif, dan operator transportasi perlu terus diperkuat. Menurutnya, dukungan industri otomotif dalam menghadirkan transportasi yang nyaman dan aman sangat penting bagi keberlanjutan sektor pariwisata.
Budi juga menambahkan bahwa pengembangan kendaraan rendah emisi dan hemat bahan bakar dapat menekan biaya transportasi sekaligus mendorong terciptanya pariwisata yang berkelanjutan.
Komitmen Operator Transportasi Wisata
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, menegaskan komitmen pihaknya untuk menghadirkan armada transportasi wisata yang aman dan nyaman bagi penumpang. Sebagai operator, PT Bagong disebut terus berupaya menjaga standar layanan di tengah tingginya permintaan mobilitas wisatawan.
Dengan hadirnya bus long wheelbase Mitsubishi Fuso, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri otomotif, dan operator transportasi diharapkan mampu memperkuat konektivitas menuju berbagai destinasi wisata sekaligus menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata nasional.
Reporter: Fiky | Editor: Wahyu
