KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 131 Orang Dievakuasi

Spread the love
ilustrasi kapal KMP Putri Yasmin terbakar
ilustrasi kapal KMP Putri Yasmin terbakar

LOMBOK BARAT, FolksNews.id — KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026) dini hari, saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kapal milik PT Jemla Ferry itu berangkat dari Padangbai sekitar pukul 03.00 WITA dan dilaporkan terbakar sekitar pukul 04.00–04.20 WITA saat memasuki perairan Sekotong, tak jauh dari tujuan akhir.

Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi kejadian. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Video Evakuasi Beredar, Penumpang Kenakan Pelampung

Sejumlah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan para penumpang KMP Putri Yasmin mengenakan jaket keselamatan berwarna oranye sambil berkumpul di area geladak kapal. Asap tebal tampak mengepul dari bagian dalam kapal, memicu kepanikan di antara penumpang yang menunggu proses evakuasi.

Tim SAR Gabungan Kerahkan Kapal dan RIB

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan armada KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi sekaligus berkoordinasi dengan kapal-kapal lain di sekitar area kebakaran. Ia menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan awak kapal.

Operasi penyelamatan ini melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya:

  • Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar
  • KMP Port Link II, KAL Lembar, dan kapal-kapal yang kebetulan melintas di sekitar lokasi
  • TNI AL, Polres Lombok Barat, dan Polairud Lombok Barat
  • Syahbandar Pelabuhan Lembar serta masyarakat setempat

KMP Port Link II yang kebetulan melintas menjadi kapal pertama yang mendekat dan membantu proses evakuasi. Sebanyak 33 penumpang telah dipindahkan menggunakan kapal tersebut menuju Pelabuhan Padangbai dalam kondisi sehat, sementara sebagian penumpang lain dievakuasi ke Pelabuhan Lembar menggunakan kapal-kapal terdekat lainnya.

Bawa 114 Penumpang dan 17 Awak, Kapal Sempat Dinyatakan Layak Berlayar

Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Padangbai, Heri Wiyanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan data manifes, KMP Putri Yasmin membawa 114 penumpang yang terdiri atas 44 sopir dan penumpang kendaraan roda empat, 53 penumpang kendaraan roda dua, serta 17 penumpang pejalan kaki, ditambah 17 awak kapal termasuk nakhoda.

Heri menambahkan bahwa kapal sempat menjalani pemeriksaan kelayaklautan oleh tim marine inspector sebelum berangkat, mencakup aspek teknis maupun keselamatan. Pihaknya juga membuka posko layanan bagi keluarga penumpang di Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar, serta berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk memastikan kondisi seluruh penumpang yang telah dievakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun kondisi akhir seluruh penumpang serta kru KMP Putri Yasmin. FolksNews.id akan memperbarui informasi begitu perkembangan terbaru diperoleh.

Reporter: Fiky, FolksNews.id

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *