|

Strategi Global: Indonesia Dorong Penguatan Konektivitas Kota Cerdas ASEAN dan Pacific Alliance

Spread the love

Disusun Oleh: Wahyu–FolksNews

Ilustrasi pengembangan jejaring kota cerdas untuk memperkuat konektivitas ASEAN dan Pacific Alliance
Ilustrasi pengembangan jejaring kota cerdas untuk memperkuat konektivitas ASEAN dan Pacific Alliance/Doc: FolksNews

NEW YORK — Indonesia mendorong penguatan konektivitas lintas kawasan antara negara-negara ASEAN dan Pacific Alliance melalui pengembangan jejaring kota cerdas atau smart cities yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Dorongan tersebut disampaikan dalam rangkaian forum tingkat tinggi internasional yang berlangsung di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penguatan jejaring kota cerdas diarahkan untuk mempererat kerja sama ekonomi digital, inovasi perkotaan, dan pertukaran pengetahuan antarkawasan.

Indonesia Dorong Jejaring Kota Cerdas

Indonesia mendorong pengembangan jejaring kota cerdas sebagai salah satu bentuk konektivitas antara ASEAN dan Pacific Alliance. Kedua kawasan memiliki wilayah yang terpisah secara geografis, tetapi menyimpan peluang kerja sama di berbagai bidang.

Kerja sama tersebut juga mencakup hubungan sosial dan budaya antarmasyarakat atau people-to-people connectivity. Karena itu, konektivitas tidak hanya diarahkan pada hubungan antarwilayah, tetapi juga pada pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

Pengembangan kota cerdas dipilih sebagai instrumen kerja sama karena kawasan perkotaan menjadi pusat inovasi, investasi, dan layanan publik.

Melalui jejaring kota cerdas, kedua kawasan dapat berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan perkotaan. Beberapa di antaranya meliputi transportasi hijau, mitigasi perubahan iklim, serta digitalisasi birokrasi pemerintahan kota.

ASEAN dan Pacific Alliance Perkuat Kerja Sama

Kemitraan antara ASEAN dan Pacific Alliance dinilai memiliki potensi untuk memperkuat hubungan ekonomi dan sosial antarkawasan.

Konektivitas menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan kerja sama tersebut. Penguatan hubungan melalui kota cerdas diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antarwilayah.

Selain itu, jejaring kota cerdas dapat menjadi bagian dari upaya membangun kerja sama perkotaan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Kerja sama tersebut juga dapat mendukung pengembangan inovasi perkotaan. Pemerintah dapat saling mempelajari pendekatan yang digunakan dalam menghadapi persoalan kota di masing-masing kawasan.

Rencana Kerja Baru Disiapkan

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak tengah mematangkan penyusunan rancangan kerja atau Work Plan baru. Rencana tersebut diarahkan agar lebih terarah, aplikatif, dan berorientasi pada hasil nyata.

Rancangan kerja baru itu ditargetkan dapat segera disepakati dan diadopsi secara resmi pada tahun mendatang.

Penguatan konektivitas melalui jejaring kota cerdas menjadi bagian dari upaya Indonesia mendorong kerja sama pembangunan perkotaan. Kerja sama tersebut mencakup ekonomi digital, inovasi perkotaan, dan pertukaran pengetahuan antarkawasan.

Baca Juga: Bukan Cuma AS-China, India Rajut Poros “G Minus Dua” Bersama Indonesia dan Negara Indo-Pasifik Lain

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *