KADIN Dorong TKDV Kabupaten Malang Segera Terbentuk, Gresik Jadi Rujukan

Disusun Oleh: Vidyaningrum, AN—FolksNews
KEPANJEN – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang mendorong TKDV Kabupaten Malang segera terbentuk. KADIN mengusulkan studi tiru ke Kabupaten Gresik untuk mempelajari pelaksanaan Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV). Usulan itu disampaikan dalam rapat di Ruang Rektorat Universitas Kepanjen, Rabu (16/9/2026).
Ketua KADIN bidang Kerja Sama Luar Negeri, Panji Wicaksono, mengatakan program TKDV yang telah berjalan di Gresik dapat menjadi acuan bagi Kabupaten Malang. Karena itu, studi tiru dinilai perlu dilakukan untuk melihat pola pembentukan dan pelaksanaan TKDV di daerah tersebut.
“Perencanaan tim TKDV KADINKabupaten Malang harus segera direvitalisasi. Program yang sudah direalisasikan di Gresik dapat menjadi acuan kita dalam membentuk TKDV di Malang,” ujar Panji Wicaksono Ketua KADIN Kabupaten Malang bidang Kerja Sama Luar Negeri.
Selanjutnya, hasil studi tiru dapat menjadi bahan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Rekomendasi tersebut diharapkan membantu mempercepat penerbitan Surat Keputusan (SK) TKDV Kabupaten Malang.
TKDV Kabupaten Malang Perkuat Kolaborasi Vokasi
TKDV merupakan tim yang mengoordinasikan pendidikan dan pelatihan vokasi sesuai kebutuhan dunia kerja. Karena itu, pembentukan TKDV Kabupaten Malang menjadi bagian penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha.
Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi mengatur pembentukan tim koordinasi daerah. Tim tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah dan Kadin.
Melalui koordinasi tersebut, program pendidikan dan pelatihan vokasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dengan begitu, lulusan pendidikan vokasi diharapkan memiliki kompetensi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Jawa Timur Targetkan TKDV Rampung di 38 Daerah
Pembentukan TKDV juga menjadi perhatian di tingkat Jawa Timur. Hingga 2025, sebanyak 22 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur telah membentuk TKDV. Sementara itu, 16 daerah lainnya masih berada dalam proses pembentukan.
Kadin Jawa Timur menargetkan pembentukan TKDV di seluruh 38 kabupaten/kota selesai pada 2026. Setelah kelembagaan terbentuk, pelaksanaan strategi vokasi di masing-masing daerah menjadi agenda berikutnya.
Karena itu, KADIN Kabupaten Malang mendorong proses pembentukan TKDV segera dituntaskan. Studi tiru ke Gresik diharapkan memberikan gambaran mengenai pelaksanaan TKDV yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Sekda Dorong Pengembangan Desa Wisata

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar. Selain membahas TKDV, pertemuan juga menyoroti pengembangan potensi desa.
Budiar mendorong Kepanjen menggandeng desa-desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Menurutnya, pengembangan tersebut dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi dan pendapatan desa.
“Kepanjen seharusnya menggandeng desa yang berpotensi menjadi desa wisata agar bisa membantu meningkatkan pendapatan desa,” ujar Budiar.
Pengembangan desa wisata dapat disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah. Potensi tersebut antara lain sektor pariwisata, produk unggulan, ekonomi kreatif, serta sumber daya lokal.
Pemetaan 378 Desa Turut Dibahas
Selain TKDV dan desa wisata, rapat membahas pemetaan potensi 378 desa melalui program Nata Desa. Dua desa disiapkan sebagai proyek percontohan dalam program tersebut.
Pemetaan ini diharapkan dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi ekonomi setiap desa. Hasilnya juga dapat menjadi dasar untuk menentukan peluang pengembangan investasi dan usaha di tingkat desa.
Rapat turut membahas proposal kawasan industri terpadu. Kajian awal mencakup sekitar 23 titik peruntukan industri yang tercantum dalam RDTR Kabupaten Malang.
Pengelolaan sampah berbasis ekonomi juga menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
