Bus Bagong rute Malang–Kesambon–Blitar masuk ke saluran drainase di bahu Jalan Tumenggung Suryo, Kota Malang, saat hujan pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Hujan Guyur Malang, Bus Bagong Masuk Drainase di Jalan Tumenggung Suryo

Spread the love

Reporter: Vidyaningrum, AN

Bus Bagong rute Malang–Kesambon–Blitar masuk ke saluran drainase di bahu Jalan Tumenggung Suryo, Kota Malang, saat hujan pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Bus Bagong rute Malang–Kesambon–Blitar mengalami insiden masuk ke drainase di bahu Jalan Tumenggung Suryo, Kota Malang, saat hujan mengguyur wilayah Malang, Sabtu (24/10/2026). Penyebab kejadian belum diketahui/Foto: Amelia

MALANG, 25/10/2026 Folksnews.id – Sebuah bus Bagong rute Malang–Kesambon–Blitar melalui Arjosari mengalami insiden masuk ke saluran drainase di bahu Jalan Tumenggung Suryo, Kota Malang, Sabtu (24/10/2026). Insiden tersebut terjadi saat hujan mengguyur wilayah Malang.

Bus tersebut terlihat masuk ke dalam drainase di sisi jalan. Namun, hingga berita ini disusun, penyebab insiden belum diketahui.

Belum ada informasi terverifikasi mengenai kronologi lengkap kejadian maupun ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut. Karena itu, penyebab bus masuk ke drainase belum dapat dipastikan.

Hujan Awal Musim Perlu Diwaspadai Pengendara

Insiden bus Bagong di Jalan Tumenggung Suryo menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah hujan.

Pada awal musim hujan, kondisi jalan dapat berubah akibat permukaan yang licin, genangan air, serta berkurangnya jarak pandang. Pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Selain itu, bahu jalan perlu mendapat perhatian khusus. Saluran drainase, tepi perkerasan, dan bagian jalan yang tertutup genangan dapat sulit terlihat ketika hujan turun.

Pengemudi kendaraan besar, termasuk bus, juga perlu memastikan kendaraan tetap berada pada jalur yang aman. Kecepatan harus disesuaikan dengan kondisi jalan dan jarak pandang.

Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Masyarakat yang beraktivitas di wilayah Malang Raya diimbau memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian. Pastikan rem, ban, lampu, dan wiper berfungsi dengan baik.

Saat hujan deras, pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan dan menghindari manuver mendadak. Jarak aman dengan kendaraan lain juga perlu diperbesar agar tersedia waktu yang cukup untuk melakukan pengereman.

Jika jarak pandang menurun drastis, pengendara dapat menepi di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Hindari berhenti di bahu jalan yang sempit atau dekat saluran drainase.

Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi perubahan cuaca selama musim hujan.

Sementara itu, penyebab insiden bus Bagong di Jalan Tumenggung Suryo masih memerlukan konfirmasi dari pihak terkait. Informasi mengenai kronologi, kondisi penumpang, dan penanganan kendaraan perlu dipastikan sebelum ditarik kesimpulan.

Baca juga: Bus Pariwisata Tabrak Truk di Tol Ngawi, 3 Orang Tewas dan 19 Luka-luka

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *