Kadin Malang-ITN Siapkan SDM Digital hingga Manufaktur

Kadin Malang-ITN Siapkan SDM Digital hingga Manufaktur
MALANG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang menggandeng Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi tersebut dibahas Wakil Ketua Kadin Kabupaten Malang Bidang Kerja Sama Internasional Panji Wicaksono bersama Rektor ITN Malang Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD, di Kampus ITN Malang, Kamis (27/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi. Fokusnya mencakup pengembangan kompetensi lulusan di sektor teknologi digital, keteknikan, hingga manufaktur.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat keterampilan lulusan agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri. Selain kompetensi teknis, pembahasan juga mencakup kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan peluang usaha.
Kadin Malang-ITN Dorong Pengembangan Game Development
Salah satu pembahasan utama adalah program digital development berbasis teknologi informasi. Bidang game development menjadi salah satu fokus yang dibahas dalam rencana kolaborasi tersebut.
Kadin Kabupaten Malang mendorong penguatan kompetensi dan fasilitas pendukung ITN Malang di bidang pengembangan game. Industri kreatif digital dinilai memiliki peluang pasar yang terus berkembang.
Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh kemampuan teknis dari perkuliahan. Mereka juga dapat memperluas pengalaman melalui magang dan proyek bersama pelaku industri digital.
Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal kebutuhan industri sejak berada di bangku kuliah. Pengalaman itu juga dapat menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja.
Siapkan Lulusan untuk Industri dan Manufaktur
Selain sektor digital, Kadin Kabupaten Malang dan ITN Malang membahas kesiapan lulusan di bidang keteknikan dan manufaktur. Kompetensi teknis menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan tersebut. Namun, kemampuan manajerial dan kemandirian lulusan juga dinilai penting. Dengan demikian, lulusan tidak hanya diarahkan menjadi tenaga kerja. Mereka juga diharapkan mampu melihat peluang usaha dan membangun kegiatan produksi secara mandiri.
Kadin Malang-ITN Bahas Sinkronisasi Kurikulum

Selanjutnya, Kadin Kabupaten Malang dan ITN Malang berencana menindaklanjuti kolaborasi melalui sinkronisasi kurikulum. Langkah tersebut ditujukan agar materi pembelajaran lebih sesuai dengan kebutuhan industri.
Sinkronisasi dapat mencakup materi ajar dan praktik kerja lapangan. Selain itu, keterlibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran juga menjadi bagian dari rencana tersebut.
Melalui kolaborasi dunia usaha dan perguruan tinggi, Kadin Kabupaten Malang dan ITN Malang mendorong penguatan kompetensi lulusan. Upaya ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia industri.
