|

Blusukan ke Pasar Besar Kota Kinabalu, Surga Wisata Kuliner di Tepi Laut Sabah

Spread the love
Suasana Pasar Besar Kota Kinabalu yang berdiri megah di tepi laut, Jalan Tun Fuad Stephens, pusat Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Suasana Pasar Besar Kota Kinabalu yang berdiri megah di tepi laut, Jalan Tun Fuad Stephens, pusat Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia

Suara tawar-menawar berbaur dengan aroma rempah dan hasil laut segar begitu memasuki kawasan Pasar Besar Kota Kinabalu. Berlokasi persis di tepi laut, tak jauh dari kawasan waterfront ikonik, pasar ini menjadi salah satu jantung aktivitas warga sekaligus destinasi wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Sabah, Malaysia.

Bangunan pasar yang panjang dengan atap khas berwarna merah itu terbagi menjadi dua bagian besar: kompleks pasar basah yang menjual aneka hasil laut segar, dan kompleks pasar kering yang dipenuhi produk olahan, rempah, hingga camilan tradisional khas Sabah. Kombinasi keduanya membuat Pasar Besar Kota Kinabalu dikenal sebagai salah satu pasar tradisional terbesar dan paling lengkap di kawasan pesisir barat Sabah.

Dua Wajah Pasar: Basah dan Kering

Lapak pasar kering menjajakan aneka hasil laut olahan dan kerupuk khas Sabah yang dikemas dalam kantong-kantong berlapis foil
Lapak pasar kering menjajakan aneka hasil laut olahan dan kerupuk khas Sabah yang dikemas dalam kantong-kantong berlapis foil

 

Di bagian pasar kering, pengunjung disambut deretan lapak yang menggantung rapi berisi ikan asin, kerupuk, hingga hasil laut kering yang dikemas dalam kantong berlapis foil perak. Pedagang biasanya sudah membubuhkan label harga berwarna kuning pada tiap kemasan, memudahkan pembeli maupun turis untuk berbelanja tanpa perlu tawar-menawar panjang.

Sementara di bagian pasar basah, yang berada di lantai bawah kompleks, aneka hasil laut segar seperti udang galah, kepiting, siput, dan berbagai jenis ikan dijajakan dengan harga yang relatif terjangkau. Sejumlah pedagang bahkan menawarkan jasa pengemasan dan pembekuan khusus, sehingga hasil laut segar bisa dibawa wisatawan sebagai oleh-oleh lewat penerbangan.

Anjung Kinabalu, Kawasan Baru di Bekas Pasar Filipina

Gapura ikonik bertuliskan 'Anjung Kinabalu', kawasan yang kini menjadi pusat wisata kuliner malam sekaligus lokasi favorit menyaksikan matahari terbenam
Gapura ikonik bertuliskan ‘Anjung Kinabalu’, kawasan yang kini menjadi pusat wisata kuliner malam sekaligus lokasi favorit menyaksikan matahari terbenam

Tak jauh dari kompleks pasar utama, kawasan yang dulunya dikenal sebagai Pasar Filipina kini telah bersalin nama menjadi Anjung Kinabalu. Kawasan ini ramai dikunjungi menjelang senja, saat wisatawan maupun warga lokal berkumpul untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dengan latar belakang Pulau Gaya.

Di sekitar Anjung Kinabalu, deretan kendaraan wisatawan dan warga lokal memenuhi area parkir, sementara lampu-lampu jalan mulai menyala seiring langit senja yang memerah keemasan. Suasana khas kota pesisir yang ramai namun tetap tertata rapi ini menjadi salah satu daya tarik utama kawasan pusat Kota Kinabalu.

Kompleks Perikanan SAFMA, Denyut Ekonomi Nelayan Sabah

Gerbang Kompleks Perikanan SAFMA yang menjadi pusat distribusi hasil laut segar dari nelayan Sabah menjelang senja.
Gerbang Kompleks Perikanan SAFMA yang menjadi pusat distribusi hasil laut segar dari nelayan Sabah menjelang senja.

Berdekatan dengan area pasar, berdiri Kompleks Perikanan SAFMA yang menjadi salah satu pusat distribusi hasil tangkapan laut dari para nelayan Sabah. Kompleks ini menjadi mata rantai penting yang menghubungkan hasil tangkapan nelayan dengan pedagang di Pasar Besar Kota Kinabalu, sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir setempat.

Wisata Kuliner Malam di Tepi Dermaga

Deretan lapak seafood al fresco seperti Glams Station menjadi tempat favorit menikmati hidangan laut sambil menyaksikan suasana dermaga Kota Kinabalu.
Deretan lapak seafood al fresco seperti Glams Station menjadi tempat favorit menikmati hidangan laut sambil menyaksikan suasana dermaga Kota Kinabalu.

Ketika malam tiba, kawasan tepi dermaga di sekitar Pasar Besar Kota Kinabalu berubah menjadi pusat wisata kuliner yang hidup. Lapak-lapak seafood al fresco seperti Glams Station menjajakan hidangan laut segar yang bisa dipilih langsung oleh pengunjung, mulai dari kerang, udang, hingga aneka olahan ikan bakar, yang disantap di meja-meja terbuka beralas kain kuning cerah khas suasana pasar malam.

Tak jauh dari lapak seafood, pedagang buah-buahan tropis seperti mangga dan durian turut menyemarakkan suasana. Aroma manis buah bercampur dengan hidangan laut bakar menjadi ciri khas wisata kuliner malam di kawasan ini, yang juga kerap disambangi turis mancanegara.

Dermaga Kayu dengan Latar Skyline Kota

Dermaga kayu di kawasan waterfront Kota Kinabalu, lokasi favorit warga dan wisatawan menikmati suasana laut sambil memandang gedung-gedung tinggi di pusat kota yang terus tumbuh
Dermaga kayu di kawasan waterfront Kota Kinabalu, lokasi favorit warga dan wisatawan menikmati suasana laut sambil memandang gedung-gedung tinggi di pusat kota yang terus tumbuh

Kawasan ini juga dilengkapi dermaga kayu panjang yang menjorok ke laut, tempat warga biasa duduk-duduk santai sembari memandang deretan gedung pencakar langit di pusat Kota Kinabalu, termasuk proyek pembangunan gedung bertingkat yang masih berlangsung. Perpaduan antara aktivitas pasar tradisional dan lanskap kota modern inilah yang membuat kawasan Pasar Besar Kota Kinabalu dan Anjung Kinabalu terus menjadi magnet wisata di Sabah.

Bagi wisatawan yang berencana singgah ke Kota Kinabalu, kawasan pasar ini disarankan dikunjungi pada pagi hari untuk berburu hasil laut segar, dan kembali lagi menjelang senja untuk menikmati wisata kuliner malam sekaligus panorama matahari terbenam di tepi laut.

 

 

Penulis: Fiky

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *