Aksi Tuntutan Mahasiswa terhadap 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang
|

4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aksi Kembali Soroti Penyelesaian yang Belum Tuntas

Spread the love

Reporter: Vidyaningrum, AN

Aksi Tuntutan Mahasiswa terhadap 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang
Aksi Tuntutan Mahasiswa terhadap 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

MALANG, 1 Oktober — 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan diperingati dengan rangkaian aksi dari Balai Kota Malang hingga Stadion Kanjuruhan. Kegiatan tersebut diisi dengan teatrikal, puisi, mimbar bebas, penyalaan 1.000 lilin, napak tilas, hingga doa bersama pada Kamis, (1/10/2026)

Rangkaian aksi dimulai dari Balai Kota Malang. Lokasi tersebut menjadi titik kumpul sekaligus tempat berlangsungnya aksi pengingat.

Peserta menggelar teatrikal, pembacaan puisi, dan mimbar bebas. Selain itu, 1.000 lilin juga dinyalakan sebagai bagian dari kegiatan mengenang para korban.

Napak Tilas dari Balai Kota Malang ke Kanjuruhan

Setelah aksi di Balai Kota Malang, peserta melanjutkan perjalanan menuju Stadion Kanjuruhan melalui kegiatan napak tilas.

Napak tilas dilakukan untuk mengenang kembali perjalanan para korban yang berangkat dan tidak pernah kembali.

Dalam perjalanan tersebut, peserta juga membagikan nasi bungkus kepada masyarakat. Setiap nasi bungkus disertai tulisan berisi doa dan harapan mengenai keadilan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk terus mengingat peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 2022.

Sebelumnya, Komnas HAM telah melakukan pemantauan dan memberikan sejumlah rekomendasi terkait Tragedi Kanjuruhan. Dalam catatannya, Komnas HAM menyoroti sejumlah persoalan, termasuk proses penegakan hukum serta pemulihan korban.

Doa Bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut di Gate 13 Stadion Kanjuruhan. Di lokasi tersebut, peserta menggelar doa bersama untuk mengenang para korban.

Doa dipanjatkan agar para sahabat, teman, dan kerabat yang telah meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Selain mengenang korban, aksi tersebut kembali membawa pesan mengenai harapan terhadap keadilan Kanjuruhan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *