LKPP Luncurkan Tiga Inovasi Layanan Publik untuk Percepat Akses Masyarakat
Reporter: Vidyaningrum, AN

Jakarta — Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) meluncurkan tiga inovasi layanan publik untuk mempercepat akses masyarakat terhadap layanan dan informasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Tiga inovasi tersebut diperkenalkan dalam acara “Launching Inovasi Layanan Publik” pada Rabu (30/9/2026). Ketiganya meliputi The New Layanan Publik Terpadu, Desk Percepatan Prioritas Presiden, serta Teras Rupeng dan Pojok Baca.
Sekretaris Utama LKPP Iwan Hermawan mengatakan, peluncuran tiga inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi. Menurutnya, pembangunan layanan bukan menjadi akhir dari proses reformasi.
“Launching tiga inovasi merupakan hasil kolaborasi. Pembangunan bukan merupakan akhir proses reformasi. Ke depan ketiga inovasi perlu terus evaluasi berdasarkan kebutuhan dan masukan pengguna,” ujar Iwan.
The New Layanan Publik Terpadu
The New Layanan Publik Terpadu menjadi salah satu inovasi LKPP untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan. Kehadiran layanan ini diarahkan untuk memberikan akses yang lebih terpadu terhadap layanan LKPP.
Pengembangan layanan tersebut juga memanfaatkan perkembangan teknologi digital. LKPP mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperkuat kolaborasi dan orkestrasi antarinstansi dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Desk Percepatan Prioritas Presiden
Inovasi kedua yang diluncurkan adalah Desk Percepatan Prioritas Presiden. Layanan ini menjadi bagian dari upaya LKPP dalam mendukung percepatan prioritas Presiden.
Melalui inovasi tersebut, LKPP memperkuat dukungan layanan dalam pelaksanaan prioritas yang membutuhkan koordinasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengawal direktif Presiden melalui penguatan layanan dan kolaborasi antarlembaga.
Teras Rupeng dan Pojok Baca
LKPP juga meluncurkan Teras Rupeng dan Pojok Baca sebagai inovasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Selain memperluas akses informasi, inovasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan literasi pengadaan. Kehadiran Teras Rupeng dan Pojok Baca menjadi bagian dari upaya LKPP menyediakan ruang yang mendukung masyarakat dalam memperoleh informasi terkait pengadaan.
Inovasi Layanan Terus Dievaluasi
Peluncuran tiga inovasi tersebut menjadi langkah LKPP untuk memperkokoh ekosistem barang dan jasa pemerintah. Penguatan dilakukan melalui integritas layanan, pemanfaatan data, serta peningkatan literasi pengadaan.
Iwan menegaskan, peluncuran bukan menjadi tahap akhir dalam pengembangan inovasi layanan publik. Evaluasi tetap diperlukan agar layanan dapat berkembang sesuai kebutuhan pengguna.
Masukan dari pengguna menjadi salah satu dasar untuk melakukan penyempurnaan terhadap ketiga inovasi tersebut. Dengan demikian, layanan yang telah diluncurkan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
