Karhutla Buthak Masuk Petak 193, Tim Gabungan Siapkan Operasi Darat

Disusun Oleh: Vidyaningrum, AN–FolksNews
MALANG—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Buthak, Kabupaten Malang, telah merambat hingga petak 193 atau kawasan Puncak Pitrang. Kondisi tersebut juga berpotensi meluas menuju petak 197 di kawasan Batu Tulis, sehingga tim gabungan menyiapkan operasi penanganan darat pada Rabu (16/9/2026).
Berdasarkan laporan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang di Pos Koordinasi Karhutla Buthak, Pos Pendakian Precet, Kecamatan Wagir, Selasa (15/9/2026), tim Perhutani dan Pos Pendakian Precet berkekuatan tujuh personel tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB.
Hasil pemantauan menunjukkan rambatan dan luasan karhutla telah masuk ke area petak 193 atau Puncak Pitrang. Tim kemudian melakukan pemetaan serta pemantauan secara langsung dari Puncak Batu Tulis.
Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan TNBTS Menjalar ke Area Bromo Hillside
Karhutla Buthak Dipantau dari Puncak Batu Tulis
Tim pertama melakukan pemetaan dan pemantauan langsung dari Puncak Batu Tulis. Hasil pemantauan menunjukkan area karhutla telah masuk petak 193 atau Puncak Pitrang.
Selanjutnya, tim mengantisipasi pergerakan api menuju petak 197 atau kawasan Batu Tulis. Koordinasi kemudian dilakukan untuk menyusun rencana operasi (Ren Ops) penanganan pada Rabu (16/9/2026).
Kekuatan personel masih dihimpun untuk mendukung operasi tersebut. Perhutani melalui KRPH Wagir menyiapkan personel bersama LMDH, pengelola pos pendakian, masyarakat, dan relawan.
Tim Darat Siapkan Sekat Api di Jalur Pendakian
Operasi darat akan diarahkan pada pembuatan ilaran atau sekat bakar. Jalur yang disiapkan membentang mengikuti rute pendakian melalui Batu Tulis menuju arah utara hingga Puncak Gunung Pasang.
Selain membatasi pergerakan api, tim akan membuat sekat untuk mengamankan jaringan pipa air bersih dari sumber mata air Gunung Pasang. Jaringan tersebut digunakan untuk kebutuhan HIPAM masyarakat.
Jalur air itu melayani warga di Desa Sumbersuko, Parangargo, Petungsewu, Dalisodo, Balesari, Babadan, dan Wonosari.
Rencana operasi juga mempertimbangkan kondisi medan. Tim darat akan bermalam di Pos 3 atau area bawah Puncak Batu Tulis. Operasi pembuatan ilaran dan sekat bakar dilanjutkan pada hari berikutnya.
Baca Juga: Bantuan Logistik Disalurkan untuk Personel Karhutla di Precet Wagir
Posko Karhutla Disiapkan di Lembah Merkusi
Posko koordinasi penanganan karhutla juga telah diperkuat dengan pemasangan banner Posko di Lembah Merkusi, kawasan Pos Pendakian Precet.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan tersebut. Mereka meliputi BPBD Kabupaten Malang, Perhutani KRPH Wagir, LMDH, Koramil Wagir, Polsek Wagir, Koramil Ngajum, Polsek Ngajum, serta pengelola Pos Pendakian Lembah Merkusi.
Kebutuhan logistik untuk mendukung personel di lapangan turut disiapkan. KRPH Wagir mengajukan dukungan berupa makanan ringan, masker, dan air minum.
Penanganan karhutla di kawasan Precet menjadi bagian dari upaya mengendalikan perluasan kebakaran di lereng Gunung Buthak. Kondisi kering juga masih menjadi perhatian karena BMKG menyebut sebagian besar Pulau Jawa berada dalam periode curah hujan rendah pada pertengahan September 2026.
