Solidaritas Komunitas Pencinta Alam PWK
|

Gerakan Solidaritas Pecinta Alam Purwakarta Bantu Korban Karhutla Kalimantan dan Gempa NTT

Spread the love
Galang dana karhutla pecinta alam Purwakarta
Galang dana karhutla pecinta alam Purwakarta/Doc: FolksNews.id

Reporter: Vidyaningrum/FolksNews

PURWAKARTA — Aksi galang dana karhutla digelar sejumlah komunitas, mahasiswa, dan pecinta alam Purwakarta untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan yang berlangsung selama sepekan tersebut ditutup pada Jumat Malam (11/9/2026) di Lampu Merah Sadang, Purwakarta.

Aksi galang dana karhutla ini merupakan bentuk solidaritas yang dilakukan melalui jaringan Mapala Indonesia. Gerakan tersebut kemudian diteruskan melalui Mapala Jawa Barat hingga Mapala wilayah Purwakarta-Subang.

Kegiatan melibatkan P2M BEM Rema Kampus UPI di Purwakarta, DPM Rema Kampus UPI di Purwakarta, serta komunitas Bushcraft & Rescue.

Dari kalangan mahasiswa pecinta alam, kegiatan ini diikuti P.A.S MahaGuru, Mapala Satya, Mapala Saktie, Mapala MJHP, Gema, dan Mapala Waska.

Sementara itu, dari kalangan siswa pecinta alam terdapat Stepa, Panel, Arsapala, Pakar, Kompas, Nirbayq, Anak Rimba, dan Pendaki Muda Purwakarta.

Galang Dana Karhutla Berawal dari Jaringan Mapala

Koordinator Mapala se-Purwakarta-Subang, Bustom, mengatakan gerakan tersebut bermula dari informasi yang diteruskan melalui jaringan Mapala Indonesia hingga Mapala Jawa Barat dan Mapala wilayah.

“Kita ada tembusan dari Mapala Indonesia, turun ke Mapala Jabar terus ke Mapala wilayah. Jadi kita tergerak di Mapala wilayah,” ujar Bustom.

Menurut Bustom, penggalangan dana telah berlangsung selama satu minggu dan ditutup pada Jumat (11/9/2026).

Baca juga berita terkait kegiatan dan aksi solidaritas masyarakat di FolksNews.

Bantuan Galang Dana Disalurkan ke Kalimantan dan NTT

Bustom menjelaskan, hasil galang dana karhutla akan dibagi untuk dua wilayah, yakni Kalimantan dan NTT.

Untuk Kalimantan, bantuan akan dialokasikan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan. Penyaluran bantuan juga didukung keberadaan anggota Mapala MJHP yang telah berada di lapangan.

Sementara itu, bantuan untuk NTT ditujukan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi. Mapala Purwakarta juga telah memiliki posko di wilayah tersebut.

“Kalau di NTT ada Mapala PWK yang sudah bikin posko di sana. Sudah ada relawan, jadi Mapala Indonesia dari berbagai universitas ngumpul di NTT,” kata Bustom.

Menurut Bustom, total dana yang terkumpul selama satu pekan mencapai hampir Rp5 juta. Dana tersebut selanjutnya akan dialokasikan sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.

Relawan Karhutla Kalimantan Membutuhkan Peralatan

Aksi galang dana PWK untuk relawan kahutla Kalimantan dan gempa bumi NTT
Aksi galang dana PWK untuk relawan kahutla Kalimantan dan gempa bumi NTT

Bustom mengatakan kebutuhan di lokasi kebakaran hutan Kalimantan tidak hanya berupa bantuan untuk masyarakat terdampak. Para relawan di lapangan juga membutuhkan peralatan pendukung untuk kegiatan pertolongan kehutanan dan penanganan kebakaran.

Ia mengajak mahasiswa dan organisasi pecinta alam di berbagai daerah untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Untuk teman-teman semua tetap semangat membantu saudara-saudara kita penyintas di NTT, khususnya kebakaran hutan di Kalimantan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap relawan di Kalimantan menjadi penting karena kebutuhan peralatan untuk pertolongan kehutanan dan penanganan kebakaran masih diperlukan.

“Apalagi di Kalimantan relawannya itu sangat membutuhkan alat-alat tentang pertolongan kehutanan atau kebakaran, khususnya teman-teman mahasiswa dan Mapala di mana pun kita berada,” lanjutnya.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu perhatian dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Informasi mengenai perkembangan kebencanaan dapat dipantau melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Galang Dana Karhutla Diharapkan Perluas Solidaritas

Solidaritas Komunitas Pencinta Alam PWK
Solidaritas Komunitas Pencinta Alam PWK

Aksi galang dana karhutla yang dilakukan pecinta alam Purwakarta diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan solidaritas yang lebih luas.

Bustom berharap keterlibatan mahasiswa, pelajar, dan komunitas pecinta alam dapat terus berkembang sehingga semakin banyak pihak yang ikut membantu masyarakat terdampak bencana.

“Ke depannya lingkaran positifnya agar bisa diperluas,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatan komunitas pecinta alam dalam aksi kemanusiaan, tidak hanya melalui aktivitas konservasi dan kegiatan luar ruang, tetapi juga dengan membantu masyarakat yang menghadapi bencana.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *