DWP Pendidikan Kabupaten Malang Perkuat Keluarga

Spread the love
Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bersama Sekda dalam kegiatan Pembinaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang
Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bersama Sekda dalam kegiatan Pembinaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang

Reporter: AdminFolksNews

MALANG – DWP Pendidikan Kabupaten Malang didorong untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kapasitas anggota, serta membangun kepedulian terhadap pendidikan. Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan, A.P., M.Si., dalam kegiatan Pembinaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rabu (2/9/2026).

Bagus menilai keluarga yang harmonis merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan yang kuat. Karena itu, penguatan keluarga menjadi perhatian utama dalam pembinaan organisasi.

“Jaga dan kuatkan keluarga. Keluarga harmonis menjadi pondasi,” ujar Bagus.

Keluarga Harmonis Jadi Pondasi

Menurut Bagus, keluarga memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan. Lingkungan keluarga menjadi tempat pertama bagi pembentukan karakter dan kebiasaan anak.

Karena itu, keluarga yang harmonis perlu terus dijaga. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang positif bagi perkembangan anggota keluarga.

Dalam konteks tersebut, DWP Pendidikan tidak hanya berperan dalam kegiatan organisasi. Anggotanya juga dapat mengambil bagian dalam membangun keluarga yang tangguh dan mendukung pendidikan.

Tingkatkan Kapasitas Anggota DWP

Bagus selanjutnya mendorong anggota DWP untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas.

Menurutnya, organisasi perlu mengikuti perkembangan zaman. Dengan kemampuan yang terus berkembang, anggota DWP dapat menjalankan peran secara lebih kreatif dan relevan.

“Belajar, tingkatkan kapasitas,” pesannya.

Selain meningkatkan kemampuan individu, DWP juga diharapkan menjadi organisasi yang adaptif, kreatif, dan berdampak.

Artinya, kegiatan organisasi diharapkan tidak berhenti pada rutinitas. Setiap program perlu memiliki manfaat yang dapat dirasakan oleh anggota, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Bangun Kepedulian terhadap Pendidikan

Pesan lain yang disampaikan Bagus adalah pentingnya membangun kepedulian terhadap pendidikan.

Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah. Keluarga serta lingkungan masyarakat juga memiliki peran dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang baik.

“Bangun kepedulian terhadap pendidikan,” tegasnya.

Dorongan tersebut membuat peran DWP semakin luas. Organisasi dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap pendidikan melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan bermanfaat.

DWP Pendidikan Usung Semangat Solid dan Kompak

Semangat pembinaan tersebut dirangkum dalam jargon “Solid, Kompak, Bermanfaat.”

Sementara itu, semangat yang dibangun adalah “Keluarga Tangguh, Pendidikan Maju, Luar Biasa.”

Jargon tersebut menjadi pengingat bahwa kekompakan organisasi perlu diikuti dengan kontribusi nyata.

Dengan demikian, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan. Dampak kegiatan terhadap keluarga dan lingkungan pendidikan juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Melalui penguatan keluarga, peningkatan kapasitas, serta kepedulian terhadap pendidikan, DWP Pendidikan diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi yang adaptif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *