Diva Zahra Rebut Podium Kelas F3 Sprint Rally Pasuruan

Spread the love
Diva Zahra di Kejurnas Sprint Rally Pasuruan
Diva Zahra saat tampil pada Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 di Sirkuit Bhayangkara Kejayan, Pasuruan.

PASURUAN, Diva Zahra berhasil mengamankan posisi kedua Kelas F3 pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 di Sirkuit Bhayangkara Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Minggu (30/08/2026)

Diva yang berpasangan dengan navigator Reza mencatatkan waktu 23 menit 15,5 detik setelah menyelesaikan empat Special Stage (SS). Hasil tersebut menempatkannya di posisi kedua Kelas F3. Posisi pertama ditempati Addyek RG/Richard Mahadewa, sedangkan posisi ketiga diraih Edricо Kenji/Anugrah Rio. Hasil akhir tersebut tercantum dalam daftar juara yang diterbitkan Polda Jawa Timur setelah perlombaan rampung.

Diva Zahra Hadapi Lintasan Berbatu

Diva mengatakan strategi yang diterapkan selama perlombaan lebih banyak diarahkan untuk memperbaiki catatan waktu dari satu SS ke SS berikutnya.

Kondisi lintasan membuat pemilihan jalur menjadi salah satu faktor penting. Menurut Diva, sejumlah bagian trek memiliki permukaan yang cukup rusak dan dipenuhi batuan.

“Strategi memperbaiki waktu dari SS ke SS saja. Kita juga pilih-pilih jalan karena jalannya cukup rusak, banyak batuan,” ujar Diva kepada FOLKSNEWS.ID.

Karakter tersebut membuat Diva tidak bisa sekadar mengandalkan kecepatan. Ia harus membaca permukaan lintasan dan menentukan jalur yang dianggap paling aman untuk dilewati.

Selain berbatu, kondisi trek juga cukup licin. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena kesalahan dalam memilih jalur dapat memengaruhi laju kendaraan dan catatan waktu.

“Kalau kendala, sirkuit cukup licin dan banyak batu. Jadi harus pilih-pilih jalannya,” kata Diva.

Karakter lintasan gravel Kejayan sebelumnya memang disebut memiliki tantangan berbeda dibandingkan putaran sebelumnya. Trek sepanjang sekitar 5,2 kilometer tersebut menuntut konsentrasi, presisi, serta kemampuan adaptasi para pereli.

Konsistensi Jadi Kunci Diva Zahra

Diva tidak hanya menghadapi tantangan teknis kendaraan. Karakter trek juga menuntut kemampuan menjaga konsistensi sepanjang perlombaan.

Hal tersebut menjadi penting karena peserta harus menyelesaikan empat SS dengan kondisi lintasan yang menuntut kehati-hatian. Pereli harus mampu menjaga kecepatan tanpa mengambil risiko berlebihan.

Strategi tersebut turut terlihat dari hasil Diva pada Putaran 3. Sebelum tampil di Pasuruan, Diva telah memiliki modal pengalaman dari Putaran 2 di Sirkuit POJ City, Semarang.

Pada seri tersebut, Diva menjadi salah satu pereli dengan performa terbaik dari SIMPATI Woman Rally Team (SWRT). Ia menembus lima besar Kelas F3 dan menjadi pereli wanita dengan posisi tertinggi dalam klasemen kejuaraan wanita.

SWRT sendiri diperkuat tiga pereli wanita, yakni Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina. Tim tersebut dibentuk untuk memberikan ruang bagi pereli wanita Indonesia berkompetisi di level nasional.

Podium Jadi Hasil Evaluasi di Pasuruan

Diva menilai perlombaan di Sirkuit Bhayangkara Kejayan berjalan dengan baik. Meskipun menghadapi lintasan yang cukup sulit, seluruh rangkaian balapan dapat diselesaikan dengan lancar.

“Evaluasi cukup seru. Semuanya lancar, cukup menantang dan menguji mental,” ungkapnya.

Hasil tersebut menunjukkan perkembangan Diva dalam menghadapi karakter lintasan yang berbeda. Pengalaman di Pasuruan juga menjadi bagian dari proses membangun kemampuan dan mental bertanding di level nasional.

Bagi SWRT, capaian Diva turut memperkuat performa tim pada Putaran 3. Selain Diva, dua pereli lainnya juga tampil di Pasuruan untuk menghadapi tantangan lintasan gravel yang berbeda dari seri sebelumnya.

Dengan hasil tersebut, Diva Zahra kembali menunjukkan konsistensinya di Kelas F3. Podium kedua di Pasuruan sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan pada putaran Kejurnas Sprint Rally berikutnya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *