Diva Zahra Meniti Perjalanan di Rally dan Drift
Reporter: Vidyaningrum

SEMARANG — Diva Zahra melanjutkan perjalanan di dunia motorsport dengan mengikuti dua disiplin berbeda dalam waktu berdekatan. Pembalap asal Bandung itu turun pada Kejurnas Sprint Rally di Sirkuit KITB Batang, 26–27 September 2026, sebelum kembali berkompetisi pada Kejurnas Drift Round 4 di Sirkuit Mijen, Semarang, 2–4 Oktober 2026.
Pada Kejurnas Drift Round 4, Diva berhasil menempati posisi ketiga kelas Women Novice. Hasil tersebut menjadi bagian dari kiprahnya setelah beberapa hari sebelumnya mengikuti kompetisi sprint rally di Batang.
Dua ajang tersebut memperlihatkan karakter berbeda yang harus dihadapi Diva di balik kemudi. Rally berkaitan dengan kemampuan membaca lintasan dan menjaga ritme, sedangkan drift menuntut kontrol kendaraan, pengaturan sudut, serta respons ketika mobil mulai kehilangan traksi.
Perbedaan karakter itu menjadi bagian dari perjalanan Diva yang tidak hanya menekuni satu disiplin motorsport.
Berawal dari Lingkungan Off-Road
Kedekatan Diva dengan dunia balap bermula dari keluarganya. Sejak kecil, ia mengikuti sang ayah, M. Ajay Priatna, yang merupakan pehobi dan pegiat balap off-road.
Ajay memiliki ketertarikan terhadap kendaraan Jeep, termasuk CJ-7 dan Cherokee. Dari lingkungan tersebut, Diva mulai mengenal lintasan gravel sebelum kemudian menekuni motorsport secara lebih serius.
Diva mulai mengejar karier profesional di motorsport sekitar 2022–2023. Perjalanannya kemudian berkembang melalui kompetisi rally dan sprint rally.
Dalam proses tersebut, Diva mendapat bimbingan dari Rifat Sungkar. Pengalaman di lintasan rally menjadi bagian dari perjalanan yang kemudian membawanya mencoba disiplin drifting.
Memasuki Dunia Drift
Berbeda dengan rally, drifting menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengendalian kendaraan. Mobil harus tetap dikontrol ketika berada dalam kondisi kehilangan traksi, sementara pembalap menjaga arah dan sudut kendaraan.
Diva kemudian bergabung dengan Bride Indonesia untuk menjalani kompetisi drifting.
Perjalanan tersebut berlanjut pada Kejurnas Drift Round 4 di Sirkuit Mijen, Semarang. Dalam ajang yang berlangsung 2–4 Oktober 2026 itu, Diva meraih posisi ketiga kelas Women Novice.
Hasil tersebut dicapai setelah sebelumnya ia mengikuti Kejurnas Sprint Rally di Sirkuit KITB Batang.
Rentang kompetisi Batang dan Mijen menunjukkan perjalanan Diva di dua karakter balap yang berbeda. Pada rally, ia berhadapan dengan lintasan yang perlu dibaca dan diikuti ritmenya. Sementara drifting menuntut pengendalian kendaraan ketika mobil berada dalam kondisi meluncur.
Perjalanan itu membuat rally dan drift menjadi bagian berbeda dalam kiprah Diva Zahra di motorsport.
kemudi.
