Pengabdian UB Perkuat Pendidikan dan Peternakan di Timor-Leste

Disusun oleh: Arief, AA
MANUFAHI, TIMOR-LESTE — Universitas Brawijaya (UB) memperkuat kiprah internasional melalui program pengabdian kepada masyarakat di Timor-Leste pada 17–22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Instituto Politécnico de Timor-Leste (IPTL) dengan melibatkan pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan peternak lokal.
Program tersebut mencakup kegiatan akademik dan pemberdayaan masyarakat. Fokusnya meliputi penguatan pendidikan, manajemen dan teknologi reproduksi ternak, hingga pengembangan peternakan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh Rektor IPTL atas kunjungan tim dosen UB. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Dosen UB Berikan Guest Lecture di IPTL

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan guest lecture bagi mahasiswa IPTL. Dalam kegiatan tersebut, dosen UB memberikan pembelajaran dan wawasan akademik sesuai bidang keahlian.
Materi yang diberikan secara khusus membahas manajemen reproduksi ternak, teknologi reproduksi, serta analisis kualitas semen sapi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa IPTL mendapat kesempatan memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung dari akademisi Universitas Brawijaya.
Kegiatan tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus. Tim dosen UB bersama mitra dari IPTL juga melakukan kunjungan ke peternakan masyarakat lokal, termasuk peternakan sapi dan itik.
Pembahasan dilakukan untuk melihat kondisi usaha peternakan, mengidentifikasi permasalahan, serta menggali potensi pengembangan usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Timor-Leste.
Pada peternakan sapi, tim memberikan penguatan wawasan terkait manajemen reproduksi. Materi tersebut mencakup deteksi birahi, pencatatan reproduksi, manajemen perkawinan, serta pemanfaatan teknologi reproduksi untuk mendukung peningkatan produktivitas ternak.
Sementara itu, kunjungan ke peternakan itik memberikan gambaran mengenai potensi komoditas lokal dan peluang pengembangan usaha peternakan berbasis sumber daya lokal.
UB Dorong Kolaborasi Berkelanjutan


Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Ir. Nurul Isnaini, M.P., menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kunjungan akademik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara Universitas Brawijaya, IPTL, dan masyarakat Timor-Leste. Bagi kami, pengabdian yang baik adalah ketika ilmu yang kita miliki dapat memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Prof. Dr. Ir. Sugeng Prijono, S.U. Menurutnya, interaksi langsung dengan mahasiswa dan masyarakat peternak menjadi bagian penting dalam merancang program kerja sama berikutnya.
Pemahaman kondisi lapangan secara langsung sangat penting bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang lebih tepat sasaran serta berkelanjutan.
Tim dosen UB yang terlibat terdiri atas Prof. Dr. Ir. Nurul Isnaini, M.P.; Prof. Dr. Dra. Sri Rahayu, M.Kes.; Prof. Dr. Ir. Sugeng Prijono, S.U.; dan Ani Atul Arif, S.Pt., M.Si.
Kehadiran tim multidisiplin tersebut memperkuat pendekatan kegiatan melalui berbagai bidang keahlian. Bidang tersebut meliputi manajemen dan teknologi reproduksi ternak, kualitas semen, serta pengembangan kawasan pertanian dan peternakan.
Pengabdian UB Dukung Target SDGs
Kolaborasi UB dan IPTL tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan tersebut berkaitan dengan SDG 2: Zero Hunger melalui penguatan produktivitas peternakan. Program ini juga mendukung SDG 4: Quality Education melalui transfer pengetahuan dan guest lecture.
Selain itu, kerja sama tersebut sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Universitas Brawijaya memperluas kontribusi akademik ke tingkat internasional. Kolaborasi bersama IPTL juga diarahkan untuk membangun kerja sama yang berorientasi pada keberlanjutan dan kebutuhan masyarakat Timor-Leste.
