Bersih Desa Pujon Kidul Dimeriahkan Wayang Kulit, Sekda Malang Dorong Pelestarian Tradisi

Spread the love
Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangkaian bersih desa Pujon Kidul
Sekda Malang Budiar Anwar menghadiri pagelaran wayang kulit bersih desa Pujon Kidul

MALANG — Pagelaran wayang kulit menjadi bagian dari rangkaian bersih desa Pujon Kidul yang digelar di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kerukunan warga sekaligus menjaga keberadaan kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai tradisi bersih desa memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat.

Menurut Budiar, kegiatan bersih desa tidak hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarwarga.

“Bersih desa ini sangat penting karena bisa menumbuhkan guyup rukun,” ujar Budiar.

Wayang Kulit Jadi Bagian Pelestarian Budaya

Pagelaran wayang kulit dalam kegiatan bersih desa Pujon Kidul menjadi salah satu bentuk pelestarian kesenian tradisional. Pertunjukan tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk kembali menikmati budaya yang telah berkembang secara turun-temurun.

Budiar berharap keberadaan wayang kulit tidak hanya dipertahankan sebagai tradisi. Kesenian tersebut juga perlu dikenalkan kepada masyarakat secara lebih luas, terutama generasi muda.

Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal. Karena itu, kegiatan kebudayaan seperti pagelaran wayang kulit diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kesenian tradisional kepada generasi berikutnya.

“Harapannya pelestarian tradisional wayang kulit bisa lebih dikenal masyarakat dan generasi muda sekarang,” lanjutnya.

Dengan demikian, pertunjukan wayang kulit tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangkaian acara desa. Kegiatan tersebut juga memiliki nilai edukasi dan budaya.

Bersih Desa Perkuat Guyup Rukun Warga

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, bersih desa Pujon Kidul juga menjadi momentum berkumpulnya masyarakat. Tradisi tersebut mempertemukan warga dalam suasana kebersamaan.

Nilai guyup rukun yang disampaikan Budiar menjadi salah satu pesan penting dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Kebersamaan masyarakat dinilai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan tradisi di tingkat desa.

Melalui kegiatan bersama, masyarakat dapat menjaga hubungan sosial sekaligus mempertahankan nilai-nilai yang telah berkembang di lingkungan mereka.

Di sisi lain, keberadaan wayang kulit dalam rangkaian kegiatan desa menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki ruang di tengah masyarakat. Pertunjukan budaya dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga agar kesenian tersebut tetap dikenal lintas generasi.

Upaya mengenalkan wayang kulit kepada generasi muda juga menjadi penting. Sebab, keberlanjutan kesenian tradisional tidak hanya bergantung pada pelestarian pertunjukannya, tetapi juga pada pengetahuan dan ketertarikan generasi penerus.

Karena itu, kegiatan seperti bersih desa dapat menjadi ruang bersama untuk menjaga tradisi sekaligus memperkuat hubungan sosial masyarakat.

Kehadiran Sekda Kabupaten Malang dalam kegiatan tersebut turut menegaskan pentingnya menjaga budaya lokal. Bersih desa dan pagelaran wayang kulit diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta sarana mengenalkan budaya kepada generasi muda.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *