Juara F1 di Pasuruan, Pareli Krisna Pasang Target Lebih Cepat 3 Detik di KITB
Reporter: Vidyaningrum, AN

BATANG— Juara Kelas F1 Kejurnas Sprint Rally 2026 Putaran 3 di Pasuruan, Pareli Krisna Adiyasa Arianto dari Dewa United, kembali menghadapi tantangan pada Putaran 4 di kawasan KITB Batang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026). Kali ini, debu dan angin kencang menjadi salah satu kondisi yang disoroti pembalap tersebut.
Pada Putaran 3 di Pasuruan, Krisna Adiyasa Arianto bersama navigatornya Anif Fauzi dari Dewa United Motorsports tercatat sebagai pemenang Kelas F1 dengan catatan waktu total 23 menit 04,2 detik. Hasil tersebut menempatkannya di posisi pertama kelas tersebut.
Memasuki Putaran 4, Pareli menilai karakter lintasan KITB Batang memberikan tantangan berbeda. Kondisi trek dan cuaca menjadi perhatian saat dirinya bersiap kembali mengejar catatan waktu terbaik.
“Track di Batang sangat challenging banget tracknya, apalagi di sini kendalanya di debu dan angin kencang,” kata Pareli.
Lintasan KITB Batang Penuh Tantangan
Menurut Pareli, karakter lintasan di Batang menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan pembalap. Debu yang muncul di lintasan ditambah angin kencang membuat kondisi trek menjadi tantangan selama perlombaan.
Situasi tersebut menjadi perhatian setelah sebelumnya Pareli berhasil meraih hasil teratas di Kelas F1 pada Putaran 3. Memasuki seri berikutnya, pembalap Dewa United itu kembali berupaya menjaga performanya di lintasan.
Karakter lintasan yang berbeda membuat pembalap perlu menyesuaikan pengendalian kendaraan. Kondisi debu dan angin menjadi bagian yang harus dihadapi selama menjalani setiap Special Stage (SS).
Target Pangkas Waktu 3 Detik
Menghadapi Putaran 4, Pareli tidak hanya menargetkan finis. Ia juga memasang target untuk memperbaiki catatan waktu dibandingkan putaran sebelumnya.
“Target kita bisa finish lebih cepat 3 detik dari putaran sebelumnya,” ujarnya.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya Pareli bersama Dewa United untuk kembali mencatatkan hasil maksimal pada Kejurnas Sprint Rally 2026. Tantangan lintasan KITB Batang membuat pembalap harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi trek.
Dengan pengalaman meraih kemenangan Kelas F1 pada Putaran 3 di Pasuruan, Pareli kini menghadapi karakter lintasan berbeda pada Putaran 4. Debu dan angin kencang menjadi salah satu kondisi yang harus diperhitungkan untuk mengejar target waktu di KITB Batang.
