Karhutla Bromo Hillside, BPBD Malang Kerahkan 8 Tangki

Reporter: Vidyaningrum, AN., FolksNews
MALANG—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengerahkan personel dan delapan tangki air untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Minggu (13/9/2026). Operasi darat dilakukan untuk memadamkan api yang menjalar hingga kawasan Bromo Hillside.
Kepala BPBD Kabupaten Malang mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan karhutla di kawasan Bromo. Dukungan personel dan peralatan kemudian dikerahkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
“Ketika kami mendengar laporan, kami langsung bergerak cepat dengan BPBD Jawa Timur untuk meminta bantuan personel dan peralatan. Dalam waktu cepat datang,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Malang, Minggu (13/9/2026).
Delapan Tangki Air Dikerahkan

Karhutla Bromo Hillside Ditangani Tim Gabungan
Penanganan karhutla Bromo Hillside dilakukan dengan mengerahkan kekuatan dan potensi yang tersedia di wilayah Kabupaten Malang. Dukungan personel dan peralatan disiapkan untuk mempercepat pemadaman di kawasan terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten Malang menyebut delapan tangki air dikerahkan untuk mendukung operasi penanganan kebakaran.
“Untuk wilayah Kabupaten Malang juga mengerahkan semua kekuatan dan potensi. Ada delapan tangki air yang dikerahkan,” katanya.
Armada tangki air digunakan untuk mendukung pemadaman dan pembasahan pada area yang membutuhkan penanganan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari operasi darat yang berlangsung di kawasan Bromo.
Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS dilaporkan menjalar menuju area sekitar Bromo Hillside dan Pos Jemplang pada Sabtu (12/9/2026). Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian petugas karena lokasi berada di kawasan wisata dan jalur menuju Ngadas.
Operasi Darat Dilakukan Malam Hari

Penanganan karhutla Bromo Hillside berlanjut hingga malam hari. Petugas melakukan operasi darat untuk memadamkan api yang masih membutuhkan penanganan.
“Tadi malam kita lakukan operasi darat untuk memadamkan api,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Malang.
Operasi darat menjadi salah satu langkah yang dilakukan petugas untuk menjangkau area kebakaran. Tim juga melakukan pembasahan pada sejumlah titik sebagai bagian dari penanganan pascakebakaran.
BPBD Kabupaten Malang sebelumnya juga terlibat dalam kesiapsiagaan penanganan karhutla bersama Balai Besar TNBTS dan sejumlah unsur terkait. Koordinasi lintas instansi diperlukan untuk memperkuat respons ketika kebakaran terjadi di kawasan konservasi.
Upaya penanganan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kawasan yang sebelumnya terdampak untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Baca juga: Kebakaran Hutan dan Lahan TNBTS Menjalar ke Area Bromo Hillside
Informasi mengenai kesiapsiagaan dan penanganan kebakaran hutan di Kabupaten Malang juga dapat dipantau melalui laman resmi BPBD Kabupaten Malang.
